Archives: Opini

Darurat Sampah Nasional: Ketika Negara Gagal, Masyarakat Bergerak

Indonesia Darurat Sampah Nasional Indonesia resmi memasuki babak baru krisis lingkungan di akhir tahun 2025. Dengan timbulan sampah sebanyak 56,63 juta ton, pemerintah menetapkan status darurat sampah nasional. Di penghujung tahun 2025, seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan surat mengenai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah Dengan Kedaruratan Sampah. Darurat Sampah Nasional: Ketika Negara Gagal, Masyarakat Bergerak

Lahan Basah Bukan Hanya Gambut dan Mangrove: Danau sebagai Jantung Kehidupan yang Terabaikan

Danau dalam Ingatan Kita Kapan terakhir kali kita benar-benar memikirkan danau? Bukan sekadar mengagumi permukaan airnya yang tenang, bukan pula sekadar menjadikannya latar belakang foto perjalanan, tetapi benar-benar bertanya: bagaimana kondisi danau hari ini? Apakah airnya masih layak minum, ikannya masih bisa ditangkap dengan mudah, dan masyarakat di sekitarnya masih menggantungkan hidup dengan aman? Danau Lahan Basah Bukan Hanya Gambut dan Mangrove: Danau sebagai Jantung Kehidupan yang Terabaikan

Menanam, merawat dan menjaga pohon : life style yang terpinggirkan di era postmodernisme

Selama hidup, sudah pernah menanam pohon? Kapan terakhir kali menanam pohon? Kenapa belum pernah menanam pohon? Pohon apa yan sudah pernah ditanam? Bagaimana kabar pohon-pohon yang sudah pernah ditanam? Pentingkah pohon untuk ada di halaman rumah kita? Pentingkah pohon untuk ada di lingkungan kita?. Sedret pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan jawaban nurani. Sederet pertanyaan Menanam, merawat dan menjaga pohon : life style yang terpinggirkan di era postmodernisme

BUKAN SEKADAR POHON: MANGROVE SEBAGAI RUMAH SAKIT BIODIVERSITAS PESISIR

Ada aroma khas yang hanya bisa ditemukan di perbatasan antara daratan dan lautan. Aroma tersebut bukanlah bau garam yang tajam seperti di pantai berpasir putih, melainkan aroma yang lebih berat dan pekat. Ini adalah aroma lumpur basah, sebuah komposisi dari dedaunan busuk, air payau, dan kehidupan mikroskopis yang sedang bekerja keras. Bagi sebagian orang, aroma BUKAN SEKADAR POHON: MANGROVE SEBAGAI RUMAH SAKIT BIODIVERSITAS PESISIR

Bambu: Penjaga Lanskap dan Pilar Komunalitas Masyarakat Ngada

Pulau kecil disebelah utara Pulau Timor ini menyajikan ekosistem yang beragam dari hutan dataran rendah sedang, hutan tropika kering, savana dan mangrove yang menjadi benteng lautan. Bambu yang bergerombol hijau pada lahan kering menjadi pemandangan ketika pesawat akan mendarat di Bandar Udara Soa Bajawa. Pintu gerbang menjelajahi wilayah kaya tradisi berbingkai kekayaan alam yang memukau. Bambu: Penjaga Lanskap dan Pilar Komunalitas Masyarakat Ngada

Saninten, Permata Hutan yang Kian Terlupakan

Lereng pegunungan Jawa Barat hingga kawasan kaki Gunung Slamet dahulu menjadi habitat alami pohon Saninten (Castanopsis argentea) yang berdiri kokoh dengan tajuknya yang rimbun. Saninten memiliki daun yang tebal dan berwarna hijau keperakan serta buah menyerupai kastanye (chesnut) yang merupakan kerabat dekatnya dalam famili Fagaceae. Buah Saninten menjadi sumber pakan bagi berbagai satwa liar seperti Saninten, Permata Hutan yang Kian Terlupakan

Merawat Cinta Yang Tak Bertepi

Menurut kajian para ahli geologi, sekitar 300 juta tahun lalu daratan di Bumi masih berupa satu benua yang dinamakan Pangea. Benua tersebut dikelilingi oleh satu samudra besar Panthalasa. Pangea kemudian terpecah menjadi dua benua besar yakni Laurasia (di utara) dan Gondwana (di selatan) pada kisaran waktu 200 juta tahun lalu. Benua inilah yang kemudian terpecah Merawat Cinta Yang Tak Bertepi

Apakah Indonesia Masih Layak Disebut Negara Megabiodiversitas?

Perayaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) pada tiap tanggal 5 November dapat menjadi sebuah momentum untuk kembali menengok siapa diri kita, sebagai bangsa pewaris kekayaan hayati yang luar biasa. Namun, di balik gegap gempita kampanye cinta alam, seiring hilangnya hutan, terjadinya krisis iklim, dan tingginya tekanan pembangunan, muncul pertanyaan reflektif: masihkah Indonesia layak Apakah Indonesia Masih Layak Disebut Negara Megabiodiversitas?

Pangan Lokal, Penjaga Ekosistem yang Kian Terpinggirkan

Di tepian sungai-sungai Kalimantan, dahulu aroma ikan haruan asap dan tumis kelakai sering mengepul dari dapur rumah-rumah kayu. Kini, pemandangan itu mulai jarang dijumpai. Pasar-pasar dipenuhi sayur dari luar daerah, makanan instan mendominasi rak toko, sementara pangan lokal yang selama berabad-abad menopang kehidupan masyarakat mulai menghilang perlahan tapi pasti. Padahal, setiap bahan pangan lokal yang Pangan Lokal, Penjaga Ekosistem yang Kian Terpinggirkan