Ciung-batu siul | Blue Whistling-thrush | Myophonus caeruleus

Ekowisata, Kehutanan, Satwa
Ciung-batu siul | Blue Whistling-thrush | Myophonus caeruleus
10 Februari 2023
1801

Deskripsi Kunci

29-35 cm. Paruh kuning, kepala hingga dada bertotol metalik.

Deskripsi Lengkap

Ukuran: Besar (29-35 cm).

Persebaran: Sebagian besar Asia. 6(2). Semenanjung Malaya (dichrorhynchus) dan Jawa (flavirostris). Tidak umum di hutan dataran rendah dan perbukitan 350-1.300 m, terkadang lebih rendah, sering di sekitar aliran air.

Ciri: Jantan: hitam kebiruan kusam dengan bintik- bintik biru-keunguan metalik hampir merata di tubuh atas. Tubuh bawah, sayap dan ekor biru pekat kusam. Pada penutup sayap atas tengah, ada titik-titik kelabu keperakan, namun lebih jarang. Sedikit biru kusam di pundak, namun sering tidak terlihat. Iris cokelat kemerahan, paruh kuning besar dan kaki hitam. Betina: lebih kusam. Remaja: hitam jelaga. Ras flavirostris: lebih gelap, paruh lebih besar dan ekor lebih pendek.

Suara: Nyanyian panjang berupa rangkaian terputus dengan frasa merdu dan santai tersusun dari nada yang keras, jelas, bergema, pendek, mirip siulan manusia, agak bernada tinggi namun tipis, terkadang dengan mimikri. Panggilan nada tunggal melengking “crrri” atau beberapa nada menanjak “tsiit tsi-tsi-tsiiit”.

Kebiasaan: Umumnya sendiri. Agak jinak, berlompatan

dari batu ke batu di sungai dan tepian hutan. Mengeluarkan suara pekikan saat terganggu, lalu bersembunyi di rerimbunan. Sering mengembang- kipaskan ekor seperti ciung-batu lain.

Perkembangbiakan: Oktober-April (Jawa). Sarang berbentuk cangkir besar dari lumut hijau dan akar lumut berlumpur, terjalin dengan batang dan kerangka daun rumput yang halus, sulur dan akar kecil, diletakkan di celah tebing atau gua yang menjorok ke aliran air. kadang-kadang di cabang pohon atau di lubang pohon tua. 2-3 telur.

Spesies mirip: Lihat ciung-batu sumatra, ciung-batu jawa dan clung-batu kecil.

Sumber:

Taufiqurrahman, I., P.G. Akbar, A.A. Purwanto, M. Untung, Z. Assiddiqi, M. Iqbal, W.K. Wibowo, FN. Tirtaningtyas & D.A. Triana. 2022. Panduan lapangan burung-burung di Indonesia Seri I: Sunda Besar. Birdpacker Indonesia-Interlude: Batu.

Hak Cipta
Irwan Maulana
Nama
Nama Latin
Lokasi sebaran
Status konservasi
Manfaat
Fotografer
Irwan Maulana
KP3 Burung Forestation | UGM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2023-09-01
Difference:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *