Parijoto

Artikel
Parijoto
Flora
1624
22 Desember 2014
Penulis
Nadia Putri Rachma
127
posting

Divisi             :Magnoliophyta

Kelas            :Magnoliopsida

Sub-kelas    :Rosidae

Ordo            :Myrtales

Famili          :Melastomataceae

Genus        :Medinella

Spesies      :Medinella speciosa

ikalangan masyarakat pedesaan (terutama yang berada di wilayah dataran tinggi), Parijoto terkenal akan manfaatnya yang sangat beragam. Selain ampuh sebagai obat sariawan, buah ini juga terbukti mampu menanggulangi diare dan sangat dianjurkan bagi ibu hamil.

Hasil studi menemukan bahwa buah yang pada mulanya dibiarkan hidup liar di lereng-lereng gunung ini ternyata mengandung zat kimia berupa kardenolin, saponin, flavonid (terutama pada buah) dan tanin (terutama pada daun). Hal ini juga kemudian menjawab pertanyaan mengapa Parijoto sangat dianjurkan sebagai penambah nutrisi bagi ibu yang sedang mengandung. Umumnya para wanita mengonsumsi parijoto setelah usia kandungan memasuki lima bulan ke atas. Namun tak jarang, sudah mengonsumsi pada usia kehamilan dua-tiga bulan. 

Habitus

Buahnya berwarna putih kemerahan jika masih muda dan akan berwarna ungu kemerah-merahan jika sudah tua. Bentuknya kecil-kecil dengan rasa asam, pahit, sepet bercampur menjadi satu.Perdu, tegak, tinggi 1-2 meter.

Khasiat/manfaat:

  • Obat sariawan : buah parijoto segar sebanyak 5 gram, dicuci, ditumbuk halus dan larutkan dalam 100 ml air matang kemudian gunakan untuk berkumur-kumur, sedangkan sisanya diminum.
  • Obat diare : daun parijoto segar sebanyak 20 gram, dicuci direbus. dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
  • Obat kolesterol: langsung memakan buahnya yang sudah matang.
  • Sebagai penyubur kandungan: langsung memakan buahnya yang sudah matang.

 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *