Legetan

Article
Legetan
Flora
4591
25 June 2015
Author
Nadia Putri Rachma
127
posting

Divisi           : Magnoliophyta
Kelas           : Magnoliopsida
Sub Kelas    : Asteridae
Ordo           : Asterales
Famili          : Asteraceae
Genus         : Spilanthes
Spesies       : Spilanthes acmella

Deskripsi Tanaman

Legetan termasuk tanaman terna setahun, bercabang banyak, dan tingginya mencapai 80 cm. Tumbuhan ini mudah diperbanyak dengan biji.agar pertumbuhannya baik,diperlukan cahaya cukup lembab, dan diberi pemupukan ringan.tumbuhan ini di kenal memiliki keragaman bentuk.

Batangnya berbau wangi, tumbuhan tegak dan merayap dengan akar-akar yang keluar dari ruas-ruas batang. Letak daun berhadapan.bentuknya lonjong dan menyempit ke arah pangkal.ujung daun tumpul dan bagian tepinya rata atau berlekuk.

Bunga kecil- kecil dan berjumlah banyak.bunga berupa bonggol yang terdiri dari bunga betina di bagian pinggir bunga sempurna di bagian tengah.bunga berwarna kuning. Buah berbelah dengan bentuk jorong (bulat panjang) dan berbiji banyak bijinya berwarna hitam.

Kandungan Bahan Aktif

Legetan mengandung minyak asiri dengan komponenutamanya senyawa spilanthen. Selain minyak asiri, juga terdapat senyawa alkohol yang disebut spilantol, senyawa fitosterol, asam tanat, damar, dan minyak lemak.

Bagian yang digunakan
Batang dan daun legetan.

Manfaat dan Cara Pemakaian

Manfaat tanaman ini dalam kehidupan sehari-hari bisa untuk dijadikan Aromaterapi & dan obat kesehatan.

  1. Untuk lalap atau sayur
  • Batang dan daun legetan dapat dimakan sebagai lalap mentah (lalap segar). Rekomendasi konsumsi sebanyak 50-75 g sekali makan sebanyak dua kali sehari.
  • Batang dan daun direbus atau dikukus, lalu dimakan sebagai lalap. Biasanya dicampur dengan lalapan lain seperti jonge dan pegagan (antanan). Dapat dimakan bersama sambal. Rekomendasi konsumsi untuk lalap sebanyak 1 genggam (15 g) sekali makan.
  • Batang dan daun ditumis sebanyak 100-200 gr.

      2.   Untuk obat gusi berdarah

  • Cuci 2-3 lembar daun segar, kunyah, perlahan-lahan selama ½ menit dalam mulut, lalu buang.

 

Sumber:

  • http://sehat-gayaku.blogspot.com/2010/07/legetan.html
  • http://www.plantamor.com/index.php?plant=1184

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *