Kodok Bancet salah satu fauna yang terdapat di Luweng Grubug

Artikel
Kodok Bancet salah satu fauna yang terdapat di Luweng Grubug
Satwa
1726
10 Maret 2015
Penulis
Putri Diana
72
posting

Luweng Grubug merupakan salah satu goa vertikal yang termasuk dalam kawasan karst Gunung Sewu. Selain terkenal karena keistimewaan cahaya surganya “ray of light”, luweng ini juga merupakan salah satu goa dengan sungai bawah tanah di dalamnya. Luweng ini memiliki potensi biodiversitas di ekosistem karst yang cukup menarik perhatian. Salah satu fauna yang dapat dijumpai di Luweng Grubug adalah Occidozyga sp.

Occidozyga merupakan salah satu jenis amphibi yang masuk ke dalam suku Dicroglossidae. Genus Occidozyga terdiri dari 11 jenis yang tersebar luas di Asia Tenggara, India dan Cina. Berdasarkan persebaran jenis hewan ini, menurut IUCN jenis yang dapat kita jumpai di Pulau Jawa adalah Occidozyga sumatrana dan Occidozyga lima.

Kodok ini biasa disebut sebagai kodok bancet atau puddle frog, umumnya dapat dijumpai di daerah tropis dengan kelembaban yang cukup tingggi, aliran sungai, rawa, kanal dan parit. Warna tubuhnya abu-abu coklat dengan bintik bintik di permukaan tubuhnya. Tubuh berbentuk oval, dengan lubang hidung di moncongnya menghadap keatas sebagai salah satu bentuk adaptasi dikala berenang.

Occidozyga sp. dengan warna kulit yang menyerupai latar goa.

Sumber :

Iskandar, Djoko T., Umilaela A., Angga R. 2011. A New Frog (Anura, Dicroglossidae) related to Occidozyga semipalmata Smith, 1927, from the Eastern Peninsula of Sulawesi, Indonesia. The Raffles Buletin of Zoology 2011 59(2): 219-228.

Suryatmojo, Hatma. 2006. Strategi Pengelolaan Ekosistem Karst di Kabupaten Gunung Kidul. Diseminarkan pada Seminar Nasional Strategi rehabilitasi Kawasan Konservasi di Daerah Padat Penduduk. Fakultas Kehutanan UGM, 9 Februari 2006.

http://www.iucnredlist.org/details/58411/0

http://www.iucnredlist.org/details/58415/0

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *