Kerusakan Lingkungan Pengaruhi Ketersediaan Pangan Ikan

Artikel
Kerusakan Lingkungan Pengaruhi Ketersediaan Pangan Ikan
Pertanian
1049
5 Juli 2014
Penulis
Subhan Hadi
74
posting

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menyatakan kondisi lingkungan yang rusak akan mempengaruhi ketersediaan pangan ikan sehingga dibutuhkan intervensi yang tepat dari pemerintah untuk memperbaikinya.

“Kerusakan lingkungan jelas mempengaruhi ketersediaan pangan, termasuk persediaan protein dari ikan,” kata Sekretaris Jenderal Kiara, Abdul Halim, Jumat.

Untuk itu, menurut dia, diperlukan strategi jitu untuk membenahi produksi pangan agar tidak lagi merusak lingkungan dan menjamin ketersediaannya secara berkelanjutan.

Apalagi, ia mengingatkan bahwa kerusakan pesisir dan laut telah memaksa banyak warga meninggalkan pekerjaannya sebagai nelayan.

“Menjadi pembudidaya ikan yang tidak merusak lingkungan bisa menjadi salah satu sumber penghidupan yang berkelanjutan,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyusun Rencana Induk Budidaya Perikanan Nasional untuk memperkuat tujuan guna mendorong produksi perikanan yang berkelanjutan di Tanah Air.

“KKP bersama organisasi internasional WordFish menyusun Rencana Induk Budidaya Perikanan Nasional hingga tahun 2020,” kata Sekretaris Jenderal KKP, Sjarief Widjaja, di Jakarta, Kamis (26/6).

Sjarief memaparkan, penyusunan Rencana Induk Budidaya Perikanan Nasional tersebut dilakukan melalui proyek penelitian “Aquaculture Future Indonesia” selama 18 bulan mendatang.

Sekjen KKP berpendapat, pihaknya selalu mengajak berbagai pemangku kepentingan termasuk organisasi nirlaba internasional untuk berkolaborasi dalam menyusun kebijakan perikanan.

Ia menjelaskan, “Aquaculture Futures Indonesia” merupakan sebuah proyek kolaborasi KKP-WorldFish yang akan berpotensi secara komprehensif berupaya meningkatkan nilai konsumsi dan status produksi hasil perikanan.

Kemudian, lanjutnya, proyek tersebut diharapkan dapat mengembangkan skenario pasokan dan permintaan hasil perikanan masa depan, serta membangun pemahaman tentang peluang serta tantangan untuk menumbuhkan budidaya perikanan berkelanjutan di Indonesia.

Sumber: http://www.antaranews.com/

 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *