Dewadaru atau Nagasari

Article
Dewadaru atau Nagasari
Flora
7005
26 June 2015
Author
Nadia Putri Rachma
127
posting

Divisi        : Magnoliophyta
Kelas        : Magnoliopsida
Ordo         : Malpighiales
Famili        : Clusiaceae
Bangsa      : Calophylleae
Genus        : Mesua
Spesies      : Mesua ferrea

Tumbuhan ini memiliki kayu yang berat dan keras (karena itu namanya kerap disamakan dengan kayu besi). Selain di Sri Langka, tumbuhan ini dibudidayakan juga di Assam, Nepal, dan Asia Tenggara. Oleh masyarakat Jawa yang mempercayai takhyul, dewadaru dianggap sebagai pohon keramat.

Kayu Nagasari diyakini sebagai salah satu kayu yang bertuah yang bermanfaat untuk keselamatan, kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap orang jahat/jin jahat, binatang berbisa, anti tenung.

Deskripsi Morfologi

Pohon, dapat mencapai tinggi 30 m, dengan pangkal membesar hingga berdiameter 2 m. Di Sri Lanka dapat tumbuh hingga tempat berketinggian 1500 m dpl. Daunnya tunggal, sempit, memanjang (dapat mencapai 15 cm), berwarna hijau gelap dan bagian sisi bawahnya agak keputihan, daun mudanya lunglai, berwarna merah sampai merah muda kekuningan.

Bunga berdiameter 4–7,5 cm diameter, dengan empat petal dan banyak benang sari di tengahnya. Kayunya coklat kemerahan, mengkilat, berurat indah dan ringan. Buahnya hijau memanjang dan berisi biji yang memanjang pula.

Kandungan Zat Kimia

Getah resinnya agak beracun, tapi beberapa bagiannya memiliki khasiat pengobatan.

Manfaat dan Khasiat

Khasiat biji nagasari :

  • Untuk mengobati panas
  • Untuk mengobati luka atau bengkak
  • Bisa mengobati haid, pendarahan lambung dan keputihan.

Karena sangat kuat dan berat, kayunya dipakai sebagai bantalan rel atau bangunan berstruktur kuat. 

Kayunya yang banyak digunakan untuk perabot di dalam rumah, lantai, dan mebel. Kayunya kadang-kadang dipakai juga untuk membuat perahu. Sedangkan buah Nagasari (Palaquium rostratum) dapat dimakan dan bijinya mengandung lemak yang banyak untuk memasak.

Selain itu bunga Nagasari dapat dimanfaatkan sebagai obat anti diare, aromatik, ekspektoran, gangguan jiwa. Minyak biji untuk lampu, obat koreng, encok, kulit menggerisil, biji untuk eksim, urat darah membesar, benang sari untuk sakit panas

 

Sumber:

  • http://alamendah.org/2010/01/04/nagasari-pohon-anti-tenung/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Dewadaru
  • https://www.scribd.com/doc/231414520/Condent-Isi#download

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *