Archives: Opini

Gajah di Indonesia dan Masa Depannya

Gajah adalah spesies asli di nusantara (Indonesia). Di zaman purba, sekurangnya 6 genus atau sub genus gajah yang hidup di Indonesia sejak 11 juta tahun lampau (zaman Eocene) terutama dari catatan fosil di Sangiran, Pulau Flores, Pulau Sulawesi dan Kalimantan. Saat ini, hampir semua spesies gajah telah punah di Indonesia dan menyisakan hanya dua sub Gajah di Indonesia dan Masa Depannya

Mengisi Kemerdekaan dengan Konservasi Kehati: Surat Cinta Lintas Generasi

Hari Kemerdekaan, dan bahkan “merdeka belajar” dapat dimaknai dengan cara yang ril dan orisinil.   Upaya kerelawanan akan membuahkan hasil bagi bangsa, negara, dan diri sendiri.  Tulisan ini menjelaskan bagaimana Biodiversity Warrior dapat berkiprah dalam begitu banyak hal: sains warga, perhutanan sosial, program kampung iklim.   Mencari pekerjaan bukan hal mudah, apalagi yang sesuai dengan bidang Mengisi Kemerdekaan dengan Konservasi Kehati: Surat Cinta Lintas Generasi

Harimau Sumatra: Sekelumit Cerita Dari Suatu Perjalanan Panjang

Dalam waktu dekat, kita akan kembali memperingati hari harimau sedunia yang jatuh pada tanggal 29 Juli setiap tahunnya. Ada banyak sebutan untuk hari harimau sedunia, di antaranya adalah Global Tiger Day atau GTD, International Tiger Day, dan World Tiger Day. GTD ditetapkan pada tahun 2010 oleh 13 negara pemilik harimau (tiger range country) dalam rangka Harimau Sumatra: Sekelumit Cerita Dari Suatu Perjalanan Panjang

Paradigma Baru Pemulihan Ekosistem Mangrove

Hari Mangrove Sedunia Pada 26 Juli 2016 untuk pertama kalinya Hari Mangrove Sedunia diperingati secara global. Penetapan tanggal tersebut berdasarkan Resolusi 38C/66 yang dihasilkan oleh Sidang Umum UNESCO di Paris, pada tanggal 6 November 2015 sebagai jawaban atas usulan Ekuador. Dalam resolusi tersebut peringatan hari mangrove sedunia secara resmi disebut “International Day for the Conservation Paradigma Baru Pemulihan Ekosistem Mangrove

Merestorasi, Memulihkan, dan Menyehatkan Lahan

Sejak 1994, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mendeklarasikan tanggal 17 Juni sebagai Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (HPDLKD) (World Day to Combat Desertification and Drought) (WDCD) melalui Resolusi Sidang Umum PBB Nomor A/RES/49/115. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan bahaya degradasi lahan dan kekeringan bagi keberlangsungan hidup manusia.   Tema HPDLKD 2021 ialah restoration, Merestorasi, Memulihkan, dan Menyehatkan Lahan

Renungan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021

Kilas Balik Hari Lingkungan Hidup Sedunia   Tidak lama lagi, pada tanggal 5 Juni 2021, kita akan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environmental Day).  Ada baiknya kita semua memahami tentang sejarah dan seluk-beluk Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, agar kita dapat lebih menghayati upaya melestarikan Bumi, serta dapat turut serta melakukan berbagai upaya untuk Renungan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021

Tantangan dan Peluang Konservasi Kehati

Kaum muda umumnya sangat akrab dengan ngopi, kuliner dan wisata. Namun sebagian besar mungkin akan mengernyitkan dahi jika ditanya pemahamannya tentang keanekaragaman hayati atau kehati. Padahal, kehati atau biodiversity itu sebenarnya “nggak jauh-jauh amat dari kita”   Meski sudah cukup sering digaungkan, kata kehati tampaknya masih berjarak dengan benak kebanyakan orang. Banyak yang belum menyadari, Tantangan dan Peluang Konservasi Kehati

Sing, Fly, Soar – like a bird! Biarkan burung berkicau dan terbang di alam

Burung, satwa yang paling mudah kita temukan di sekitar kita.  Bisa dikata burung ada dimana-mana, di semua tipe habitat. Kita tidak perlu jauh-jauh ke hutan belantara untuk ketemu dengan burung.  Di Jakarta, ruang terbuka hijau (RTH) tidaklah luas, hanya 9%, namun 129 spesies burung bisa kita temukan.  Beberapa spesies endemik, seperti Bubut jawa (Centropus nigrorufus) Sing, Fly, Soar – like a bird! Biarkan burung berkicau dan terbang di alam

HARI BUMI DAN GERAKAN KONSERVASI KAUM MUDA WARRIOR

Setiap tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi, acara tahunan ini dirayakan di seluruh dunia. Pada awalnya dicanangkan tahun 1970 oleh Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal 22 April bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere, belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan. Tujuan hari bumi adalah untuk HARI BUMI DAN GERAKAN KONSERVASI KAUM MUDA WARRIOR

PEREMPUAN DAN PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI: From The fields to The Sustainability Principles

Perjanjian dan Agenda 2030 Paris untuk pembangunan berkelanjutan berisi langkah-langkah tegas, dimana Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, serta mengakhiri semua bentuk diskriminasi berdasarkan gender. Terlepas dari komitmen tingkat tinggi ini, masih ada kesenjangan yang signifikan dalam hal pengetahuan dan data gender, dan bagaimana kesetaraan gender dapat ditingkatkan dan dipertahankan. Kebijakan dan program PEREMPUAN DAN PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI: From The fields to The Sustainability Principles