Paus Sei

Artikel
Paus Sei
Satwa
1897
27 Desember 2014
Penulis
Bagus Satrio
173
posting

Paus sei (Balaenoptera borealis), adalah spesies paus balin. Hewan ini merupakan anggota famili Balaenoptiidae terbesar ketiga setelah paus biru dan paus sirip. Paus sei dapat ditemukan di seluruh samudra di dunia. Paus sei menyukai perairan lepas pantai dan cenderung menghindari perairan kutub dan tropis, serta perairan yang setengah tertutup. Paus sei bermigrasi setiap tahun dari perairan dingin dan subkutub pada musim panas menuju perairan hangat dan subtropis pada musim dingin, meskipun rute migrasi masih belum diketahui secara pasti.

Paus ini memiliki panjang 20 meter (66 kaki) dan massa lebih dari 45 ton. Binatang ini mengonsumsi rata-rata 900 kilogram (2.000 pon) makanan setiap hari, dengan copepoda, krill, dan zooplankton lainnya sebagai makanan pokok. Binatang ini merupakan yang tercepat di antara semua cetacea, dan kecepatannya dapat mencapai lebih dari 50 kilometer per jam (31 mil per jam, lebih dari 27 knot) jarak pendek. Nama paus sei berasal dari bahasa Norwegiayang berarti pollock, spesies ikan yang ada di pantai Norwegia pada waktu yang sama dengan paus sei. 

Akibat perburuan besar-besaran pada abad ke-19 dan abad ke-20, saat ini lebih dari 238.000 ekor paus telah ditangkap, Paus sei ditetapkan sebagai spesies yang dilindungi, walaupun program penelitian kontroversial masih dilakukan oleh Islandia dan Jepang. Pada tahun 2006, terdapat sekitar 54.000 paus sei, hanya seperlima dari jumlah populasi sebelum mulai diburu. 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *