Lestarikan Biodiversitas Melalui Aksi dan Karya Tulis

Article
Lestarikan Biodiversitas Melalui Aksi dan Karya Tulis
378
5 April 2022
Yayasan Kehati
Author
Biodiversity Warriors
9
posting

Bermula dari mengikuti penelitian burung bersama Kelompok Pengamat Burung Bionic Universitas Negeri Yogyakarta, Yoga tertarik untuk terus berkarya dan berbagi. Alhasil, Yoga  berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya pada beberapa seminar dan jurnal ilmiah. Bahkan, pada Maret 2022 lalu Yoga mempresentasikan hasil penelitiannya pada konferensi internasional yaitu International Conference of Advanced Veterinary Science and Technologies for Sustainable Development yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada bersama Asian Association of Veterinary Schools.

 

Presentasi hasil penelitian Yoga pada Seminar Nasional

 

Beberapa publikasi lain yang dilakukan oleh Yoga, antara lain seminar nasional pendidikan biologi UNY, Jurnal BIOMA UNHAS, dan jurnal penelitian biologi laut di jurnal internasional Bio Web of Conferences EDP Science dengan judul Invertebrate Community Similarity in the Nglambor Intertidal Zone, Indonesia serta Diversity and Distribution of Molluscs in the Intertidal Zone of Nglambor Beach, Gunung Kidul, Yogyakarta. Jurnal penelitian biologi laut yang diterbitkan oleh Yoga bersama tim ini membahas tentang potensi biodiversitas avertebrata dan penggunaan habitatnya di salah satu pantai wisata yaitu Nglambor.

 

Selama ini, penelitian Yoga banyak mengangkat topik burung, herpetofauna dan biologi laut. Penelitian yang dilakukannya melahirkan ide skripsi untuk mendapatkan gelar S1 Sains dari Biologi UNY, berjudul Similaritas Habitat Amfibi di Curug Muncar Purworejo pada musim penghujan. Warriors dengan nama lengkap Yoga Putra Aliyani ini merupakan mahasiswa biologi Universitas Negeri Yogyakarta Angkatan 2017. Dia bergabung menjadi Biodiversity Warrior sejak 2019.

 

Selain burung dan biologi laut, Yoga juga melakukan penelitian pada bidang herpetofauna

 

Untuk menjangkau kalangan yang lebih luas, Yoga menulis buku yang berjudul Sang Pemusnah. Buku Sang Pemusnah membahas sejarah dari spesiasi manusia hingga berbagai pengaruh yang ditimbulkannya pada biodiversitas. Dalam bukunya, Yoga menceritakan bahwa spesies manusia telah banyak mengubah kehidupan bumi dan menciptakan berbagai kepunahan. Disamping dampaknya yang besar bagi kerusakan alam, dia menuliskan berbagai kesalahpahaman masyarakat umum tentang alam dan pilihan sikap apakah akan tetap menjadi pemusnah atau sebaliknya. Yoga juga aktif menulis di blog pribadinya tentang sains dan keragaman hayati.

 

Sang Pemusnah melihat sejarah spesiasi manusia serta keterkaitannya dalam kepunahan biodiversitas dan konservasi

 

Peran nyata lain yang pernah dia lakukan yaitu menjadi volunteer monitoring release elang di Wildlife Rescue Center Yogyakarta, team monitoring elang BBKSDA Jawa timur, penanaman mangrove, edukasi alam ke anak anak, edukasi pentingnya ular  bagi alam serta penanganan ular,  dan lain lain. Yoga berpendapat bahwa peran melindungi keragaman hayati menjadi keharusan bagi setiap individu, sesuai dengan peran yang dimilkinya masing-masing.

 

Penanaman Mangrove di bagian barat Sungai Progo

 

Monitoring release elang bersama WRC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *