Kopi Robusta

Artikel
Kopi Robusta
Flora
2351
21 Desember 2014
Fakultas Kehutanan
Penulis
Abednego Togatorop
110
posting

Kopi Robusta, keturunan beberapa spesies kopi, terutama Coffea canephora. Tumbuh baik di ketinggian 400-700 m dpl, temperatur 21-24° C dengan bulan kering 3-4 bulan secara berturut-turut dan 3-4 kali hujan kiriman. Kualitas buah lebih rendah dari Arabika dan Liberika.

 

 

 

Menguasai 30% pasar dunia. Kopi ini tersebar di luar Kolumbia, seperti di Indonesia dan Filipina. Sama seperti arabika, kondisi tanah, iklim, dan proses pengemasan kopi ini akan berbeda untuk setiap negara dan menghasilkan rasa yang sedikit banyak juga berbeda.
sumber : International Coffee Organization
 
Kopi Robusta,
CIRI-CIRI :

Lebih rentan diserang serangga.
Tumbuh di daratan rendah (700 m dpl).
Jumlah biji kopi yang dihasilkan lebih tinggi.
Butuh waktu 10-11 bulan untuk proses bunga -> buah.
Berbuah di suhu udara yang lebih hangat
Manfaat / kontribusi
Kopi Robusta dapat dijadikan sebagai pangan lokal, dalam bentuk minuman khas kopi robusta yang alami dan nikmat. salah satunya adalah KOPI SIDIKALANG, DAIRI yang merupakan kampung halaman dari penulis. KOPI SIDIKALANG namnya adalah kopi yang diracik khusus dengan kopi robusta sebagai komposisi utama dan terutama, dengan olahan yang alami, tanpa adanya bahan-bahan atau kandungan lain. KOPI SIDIKALANG mampu bersaing dengan pasar komoditas baik nasional maupun internasional. kopi Tanpak sidikalang namanya dengan komposisi kopi robusta sebagai salah satu tumbuhan/ tanaman kopi yang sangat bermanfaat.

 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *