Keseragaman Buah Manggis Karena Apomiksis

Artikel
Keseragaman Buah Manggis Karena Apomiksis
Lain-lain
3952
23 September 2014
Biodiversity Warriors
Penulis
Admin BW
932
posting

Manggis memiliki biji yang berkembang dengan cara apomiksis atau tanpa cara penyerbukan. Apomiksis bersifat vegetatif sehingga keturunan mempunyai sifat serupa dengan induknya. Biji apomiksis terjadi secara alamiah sehingga disebut perbanyakan vegetatif alami.

Apomiksis manggis diyakini sebagai apomiksis obligat. Apomiksis obligat adalah tanaman hanya berkembangbiak secara apomiksis.  Hal tersebut diyakini karena manggis hanya dijumpai sebagai tanaman betina sedangkan kelamin jantan bunga manggis berukuran kecil, mengering dan tampak sisa-sisa benang sari (rudimentum) sehingga tidak memungkinkan terjadi pembuahan. Biji apomiksis manggis terbentuk tanpa reduksi jumlah kromosom dan fertilisasi sehingga menghasilkan keseragaman buah manggis dimanapun ditanam.

www.haowandeyeyou.com

Apomiksis dikendalikan secara genetik. Apomiksis biasanya ditemukan dalam keadaan poliploid di alam dan jarang ditemukan dalam keadaaan diploid, tetapi poliploidi saja tidak akan mengakibatkan apomiksis. Mekanisme pengendalian genetik penyebab apomiksis belum diketahui.

 

Referensi:

Hanna, W. W. 1991. Apomixis in crop plants – cytogenetic basis and role in plant breeding. dalam Gupta, P.K. and Tsuchiya. Chromosome Engineering in Plants: Genetics, Breeding, Evolution. Elsevier Science Publisher. Amsterdam. 630 p.

Mansyah, E., A. Baihaki, R. Setiamihardja, J. S. Darsa dan Sobir. 2003. Analisis Variabilitas Genetik Manggis (Garcinia mangostana L.) di Jawa dan Sumatra Barat Menggunakan Teknik RAPD. Zuriat. 14 (1) : 35–44.

Mugnisjah, W. Q. dan A. Setiawan. 1990. Pengantar Produksi Benih. Rajawali. Jakarta. 610 hlm.

Sarasmiyarti A. 2008. Analisis Sitogenetika Tanaman Manggis (Garcinia mangostana L.) Jogorogo. Skripsi S1 Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *