Liken Memberikan Peringatan Dini Kondisi Berbahaya karena Pencemaran Udara

Artikel
Liken Memberikan Peringatan Dini Kondisi Berbahaya karena Pencemaran Udara
Lain-lain
3314
22 September 2014
Biodiversity Warriors
Penulis
Admin BW
932
posting

Pernahkah melihat bercak putih, hijau atau keabuan di kulit pohon? Bercak putih yang dimaksud bukan penyakit tanaman.  Tetapi liken, dia hidup menempel di kulit pohon. Selain itu liken juga bisa hidup menempel di permukaan daun, bebatuan tanah, serta dinding. Liken memiliki berbagai bentuk, tidak hanya 

Liken adalah simbiosis antara cendawan (fungi) dan algae (kingdom Protista) kadang juga cyanobacteria (kingdom Monera). Mereka hidup bersimbiosis pada permukaan pohon. Meski liken hidup menempel di permukaan pohon, liken tidak merugikan karena mampu membuat makanan sendiri. Cendawan memberi rumah bagi ganggang, dan ganggang bekerja maksimal dalam fotosintesis untuk memenuhi kebutuhan keduanya.

 

Liken tersebar di berbagai tempat, sebagian hidup di kondisi dingin sampai panas. Walau dapat hidup di kondisi ekstrim tetapi pertumbuhan liken sangat lambat. Liken sangat sensitif dengan kondisi udara, jika udara tercemar di suatu tempat maka liken akan berkurang. Artinya liken bisa menjadi penanda alami (bioindikator) pencemaran udara di suatu tempat. Saat udara sudah mulai tercemar oleh asap kendaraan bermotor dan industri maka liken akan berkurang jumlah dan keragamannya.

Kulit pohon dari Red Alder biasanya ditumbuhi oleh lapisan putih berupa liken (gambar kiri),
namun pada udara yang tercemar oleh polutan menyebabkan liken tidak tumbuh di kulit pohon red alder.
(Sumber: http://www.lichen.com/bigpix/aldersbare.html, foto oleh Stephen/Sylvia Sharnoff)

 

Seberapa banyak liken di lingkunan mu menandakan kualitas udara di sana. Semakin banyak dan beragam maka semakin baik pula kualitas udara di tempat tersebut. Ketika liken tidak ada maka hal tersebut menunjukan kondisi buruk pada kualitas udara.

 

Referensi:
http://www.lichen.com/
http://www.gardenguyhawaii.com/2011/12/lichens.html (foto baner)

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *