Eceng Gondok: Gulma penangkap polutan logam berat

Artikel
Eceng Gondok: Gulma penangkap polutan logam berat
Flora
2300
10 Desember 2014
Penulis
widodo setyo
103
posting

Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) tumbuh subur pada permukaan air yang tenang (Photo by: infohikmatuliman.wordpress.com)

 

Eceng Gondok atau dalam bahasa latin disebut sebagai Eichhornia crassipes yang merupakan keluarga dari tumbuh-tumbuhan berbunga (Pontederiaceae) sering diangga sebagai gulma karena kecepatan tumbuhnya yg tinggi. Keberadaan eceng gondok ini sering kali mengganggu aktifitas transportasi air terutama untuk daerah yang bergantung hidupnya pada transportasi air seperti Kalimantan.

Namun, siapa sangka. tumbuhan ini mampu menangkap polutan logam berat. Sejumlah penelitian yang mengungkap kemampuan eceng gondok dalam menangkap polutan logam berat dilakukan di Indonesia. 

Widyanto dan Susilo (1977) yang melaporkan dalam waktu 24 jam eceng gondok mampu menyerap logam kadmium (Cd), merkuri (Hg), dan nikel (Ni), masing- masing sebesar 1,35 mg/g, 1,77 mg/g, dan 1,16 mg/g bila logam itu tak bercampur. Eceng gondok juga menyerap Cd 1,23 mg/g, Hg 1,88 mg/g dan Ni 0,35 mg/g berat kering apabila logam-logam itu berada dalam keadaan tercampur dengan logam lain.

Lubis dan Sofyan (1986) menyimpulkan logam chrom (Cr) dapat diserap oleh eceng gondok secara maksimal pada pH 7. Dalam penelitiannya, logam Cr semula berkadar 15 ppm turun hingga 51,85 persen.

Ramadhan Toserpu (2012) melaporkan bahwa eceng gondok membutuhkan waktu 12 hari untuk menurunkan konsentrasi limbah berat plumbum sebesar dua kali lipat dari konsentrasi awal logam berat tersebut, yakni 0,40 ppm.

 

Zaman dan Badrus (2006) melaporkan bahwa adanya penurunan konsentrasi amoniak yang signifikan setelah perlakuan dengan eceng gondok. Hal tersebut menunjukan bahwa eceng gondok mampu menurunkan konsentrasi amoniak dalam air limbah melalui penyerapan akar tumbuhan tersebut.

 

Reference:

Eceng Gondok Pembersih Polutan Logam Berat. Dr Hasim DEA. Harian Kompas. 2 Juli 2003.

Tanaman Penyaring dan Penjernih Air Secara Alami

Tosepu. R, (2012), Laju Penurunan Logam Berat Plumbum (Pb) dan Cadmium (Cd) oleh Eichornia Crassipes dan Cyperus Papyrus. J Manusia dan Lingkungan, Vol. 19, No.1, Maret. 2012: 37 – 45 

Zaman, Badrus dan Sutrisno, Endro (2006), Kemampuan Penyerapan Eceng Gondok terhadap Amoniak dalam Limbah Rumah Sakit Berdasarkan Umur dan Lama Kontak. Jurnal Presipitasi, Vol.1 No.1 September 2006, ISSN 1907-187X

 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *