Durian Tanpa Duri dari Rinjani

Artikel
Durian Tanpa Duri dari Rinjani
Lain-lain
3782
13 Agustus 2014
Biodiversity Warriors
Penulis
Admin BW
932
posting

Buah durian (Durio zibethinus) disebut sebagai King of Fruit oleh orang asia tenggara. Aromanya yang menyengat dan rasa daging buahnya yang manis dengan tekstur yang legit. Durian menjadi salah satu buah yang memiiki nilai jual tinggi dan banyak diminati masyarakat. 

Menurut www.catalogueoflife.org durian tersebar di Sumatra, Borneo, Malaysia, Vietnam, Taiwan, Jawa, dan daerah lainnya bahkan ada juga di Meksiko. Meski begitu Indonesia memiliki jenis durian yang mungkin tidak akan ditemui di daerah lain selain di lereng Gunung Rinjani. Durian Gundul, buah durian ini tidak memiliki duri tajam pada kulit buahnya berbeda dengan durian pada umumnya.

Durian Gundul yang sudah dibuka buahnya. 

 

Temuan durian gundul ini bermula saat sekitar tahun 2008. Tim peneliti dari Mekarsari bertolak ke Nusa Tenggara Barat tepatnya di lereng Gunung Rinjani. Buah berbentuk bulat menyerupai buah sukun jatuh dari sebuah pohon tinggi dengan usia yang diperkirakan sudah ratusan tahun. Setelah diteliti ternyata buah tersebut adalah durian gundul yang aman untuk dikonsumsi.

“Jenis tersebut (durian gundul) hanya ada di tempat itu dan pohon satu-satunya. Sayangnya, beberapa tahun lalu pohon tersebut tumbang karena gempa. Tapi sebelumnya kami dan pemerintah di sana sudah melestarikan buah tersebut. Kini, untuk dapat menikmati buah durian gundul ini mungkin masih dibutuhkan waktu sekira dua tahun lagi” ujar Riris Margiana Sari, Kepala Bagian Kebun Produksi dan Penelitian Mekarsari, dilansir dari okezone travel.

Tahun 2009 lalu 1.000 bibit tanaman durian gundul sudah mulai dijual seharga Rp40 ribu per bibit. Taman Wisata Mekarsari merupakan salah satu pusat pelestarian keaneka ragaman hayati (plasma nutfah) buah-buahan tropika terbesar di dunia, khusunya jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Indonesia. Penemuan durian gundul ini semakin memperkaya keanekaragaman hayati Indonesia.

Apakah tertarik untuk mencicipi?

 

Referensi:

Antaranews

Okezone Travel

Catalogueoflife

Merdeka

Foto: windi_ckt (flickr)

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *