Bekantan

Artikel
Bekantan
Satwa
1917
24 Juni 2014
Penulis
Punta yoga
4
posting

Bekantan merupakan satwa endemik dari Kalimantan.Bekantan merupakan sejenis kera yang mempunyai ciri khas hidung yang panjang dan besar dengan rambut berwarna coklat kemerahan. Bekantan merupakan Salah satu spesies monyet terbesar berasal dari Asia. Perbedaan bentuk tubuh jantan dan betina adalah Jantan memiliki hidung seperti belalai dengan panjang dapat lebih dari 10 cm dan menggantung hingga bawah mulut.  Betina memiliki hidung yang melengkung ke atas. Selain itu bekantan jantan memiliki panjang tubuh dapat mencapai 66-76,2 cm (26 – 30 in) dengan berat sekitar 16-22,5 kg. sedangkan si Betina memiliki panjang tubuh 53,3-62 cm (21 – 24 in) yang diukur dari kepala hingga kaki, dengan berat 7-12 kg dan berat maksimum 15 kg. Bekantan memiliki perut buncit, dan sebagian besar memiliki jari kaki berselaput.

Bekantan umumnya hidup dalam kelompok yang terdiri dari satu jantan dewasa, beberapa betina dewasa, dan anak-anak. Beberapa individu hidup soliter, yang sebagian besar adalah jantan. suatu Kelompok bekantan tidak akan hidup  di kawasan yang bersinggungan dengan teritori kelompok lain. Mereka berkumpuldi sarang tempat mereka tidur saat malam, dan berkumpul dan berjalan-jalan mencari makan di waktu siang. Individu dalam satu kelompok hanya akan berinteraksi dengan individu lain dalam kelompok tersebut.  

Para Bekantan diketahui tidak suka berkelahi sedangkan Hirarki dominansi antar betina terjadi linear (yang lebih kuat adalah lebih dominan). Jantan dalam kelompok dapat tinggal dalam kelompok selama 6-8 tahun, dan pergantian pemimpin dilakukan tanpa perkelahian. Bekantan jantan saat menjelang dewasa akan meninggalkan kelompok tempat ia dilahirkan dan bergabung dengan kelompok jantan, tetapi tidak selalu pada betina (yang mungkin untuk menghindari infantisida (bayi dibunuh) atau perkawinan antarindividu dalam kelompok, mengurangi kompetisi makanan, atau untuk menaikkan sosial status.  

Pada betina dewasa masa kawin pada usia 5 tahun, dan perkawinan dilakukan antara Februari-November dan kelahiran biasanya terjadi pada Maret-Mei. Masa kehamilan bekantan biasanya selama 166-200 hari atau lebih dan betina cenderung melahirkan pada malam hari atau subuh. Bayi  – bayi bekantan mulai makan makanan padat pada usia 6 minggu dan disapih pada usia 7 bulan dan Hidung individu jantan muda tumbuh perlahan hingga mencapai dewasa; individu ibu akan mengijinkan anggota kelompok lain untuk mengurus bayinya.  

Bekantan memiliki suara-suara berbeda untuk berkomunikasi; ketika berkomunikasi menunjukkan status, jantan akan mengeluarkan suara lantang (yang berbeda-beda tergantung pada individu lain yang sedang diajak berkomunikasi). Suara ini juga di gunakan oleh para pejantan sebagai alarm jika ada keadaan bahaya. suara lantang, suara meraung, dan suara menggeram dikeluarkan oleh bekantan selama perkelahian biasa; atau dengan menggoyang cabang, dan membuka mulut lebar dan memperlihatkan gigi.

Makanan  utama bekantan adalah buah (frugivore) dan daun (folivore), bunga, biji, dan serangga dalam jumlah tidak banyak. Daun yang masih muda dan buah yang belum matang juga lebih disukai dibanding daun yang sudah tua atau buah yang terlalu masak. bekantan makan tergantung musim, yaitu makan buah pada Januari-Mei dan daun-daunan pada Juni-Desember. Predator bekantan adalah buaya, macan dahan, elang, biawak, dan ular piton; dan pergerakan menyeberangi tepi sungai atau melompati antarpohon adalah upaya menghindari predator.

Bekantan (Nasalis larvatus) oleh IUCN Redlist sejak tahun 2000 dimasukkan dalam status konservasi kategori Endangered (Terancam Kepunahan) setelah sebelumnya masuk kategori “Rentan” (Vulnerable; VU). Selain itu Bekantan juga terdaftar pada CITES sebagai Apendix I (tidak boleh diperdagangkan secara internasional). SUMBER : CITES; IUCN Red List Threatened Species; Wikipedia

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *