Apu-apu

Artikel
Apu-apu
Flora
3903
9 Desember 2014
Penulis
Nadia Putri Rachma
127
posting

Division            : Magnoliophyta
Class               : Liliopsida
Order              : Alismatales
Family             : Araceae
Genus             : Pistia L.
Species           :Pistia stratiotes 

Merupakan tumbuhan air yang biasa dijumpai mengapung di perairan tenang atau kolam. Ia juga populer sebagai tumbuhan pelindung akuarium. Tumbuhan ini adalah satu-satunya anggota marga Pistia. Orang juga mengenalnya sebagai kayu apung atau kapu-kapu. Apu-apu kadang-kadang disebut pula sebagai kiambang/kayambang, namun penamaan ini salah kaprah, karena mengacu pada tumbuhan air yang lain

Akar pokok kiambang direbus dan diminum untuk melawaskan pembuangan air besar. Daunnya ditumbuk lumat dan ditampal pada tempat berkenaan boleh merawat bengkak, buasir, radang kulit dan ulser. Daun kiambang yang segar digaul bersama nasi panas dan santan kemudian dimakan sebagai penawar disenteri. Air rebusan daun kiambang diminum untuk meredakan batuk berdarah dan merwat diabetes. Air rebusan yang digunakan sebagai mandian dikatakan mampu untuk mengurangkan masalah kembung perut. Daun kiambang dibakar dan gunakan abu untuk merawat penyakit kurap.Seluruh bagian pokok kiambang direbus dan diminum untuk mengubati disenteri dan sakit semasa buang air kecil.

Ia juga boleh merangsang haid dan melawaskan pembuangan air kecil. Adapun kelebihan dari pemanfaatan kiambang, yaitu sebagai berikut :

1.      Mudah didapatkan dan tidak memerlukan biaya untuk mendapatkannya.

2.      Mengurangi pencemaran air sebagai sarang penyakit.     

3.      Tidak memiliki efek samping.

4.      Tanaman kangkung dapat dikonsumsi.

5.    Tanaman kiambang dapat dijadikan pupuk.

Apabila di tempatkan di kolam ikan dapat dijadikan sebagai penghias kolam dan zat hara yang dihasilkan dapat dikonsumsi ikan.Sedangkan kekurangannya, yaitu air limbah rumah tangga yang telah dijernihkan masih tidak dapat di konsumsi. Karena mikroorganisme dan zat kimia yang berbahaya bagi tubuh sebagian besar masih terdapat di dalam air hasil penjernihan.Namun, meskipun hasil penelitian yang kami lakukan masih dalam skala kecil, tetapi cukuplah untuk membantu mengurangi polusi yang terjadi, bahkan dapat mengurangi pemandangan air kotor, bayangkan saja setiap rumah melakukannya.Dengan demikian kiambang dapat dibudidayakan karena banyak memiliki manfaat yang berguna untuk membantu kehidupan masyarakat dan lingkungan.

 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *