Annisa, Aktivis Keanekaragaman Hayati Yang Hobi Menulis

Artikel
Annisa, Aktivis Keanekaragaman Hayati Yang Hobi Menulis
Aktivitas, Satwa
220
6 Juli 2021
Universitas Nasional
Penulis
anisrmdh30
16
posting

Menulis merupakan salah satu hobiku. Meski belum banyak tulisan yang terpublikasikan secara resmi, aku tetap menulis walaupun itu juga tergantung dengan suasana hati. Ketika diriku berada di Sekolah Menengah Atas (SMA), aku berandai-andai dapat menghasilkan karya dari tulisanku menjadi sebuah buku. Lalu, saat memasuki dunia perkuliahan, aku berandai-andai kembali, tapi kali ini berandai dapat membuat buku identifikasi keanekaragaman hayati. Kebetulan aku berkuliah dijurusan Biologi, Universitas Nasional. Setelah semua proses yang ku jalani, akhirnya mimpiku terwujud secara perlahan tapi pasti.

 

Tulisan favoritku ialah saat membuat jurnal tentang “Pemanfaatan Kanopi Pohon oleh Avifauna pada Dua Jenis Habitat di Taman Wisata Alam Telaga Warna, Bogor, Jawa Barat” – Avifauna merupakan sekumpulan burung yang beragam pada suatu kawasan. Ini merupakan jurnal pertamaku yang dibuat bersama tiga mahasiswa lainnya dan seorang dosen. Sebelum membuat tulisan, aku dan teman-teman Biological Bird ClubArdea” Fakultas Biologi UNAS melakukan pengambilan data pada bulan Juli, September, dan Desember 2018. Cara pengambilan datanya menggunakan metode VES (Visual Encounter Survey), yang dilakukan pada pukul 07.00 – 12.00 dan 13.00 – 17.00. Hasilnya, pada habitat ekoton dan hutan primer banyak dijumpai avifauna yang memanfaatkan kanopi secara vertikal, di mana paling banyak dijumpai pada bagian paling atas atau disebut sebagai strata 3 sebanyak 30 jenis burung. Selain itu, avifauna juga memanfaatkan kanopi pohon bagian horizontal, yaitu bagian terluar pohon atau yang disebut bagian tepi dari pohon sebanyak 31 jenis burung. Kami melakukan penelitian di Taman Wisata Alam Telaga Warna untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung yang memanfaatkan kanopi pohon pada dua tipe habitat (ekoton dan hutan primer). Melihat mereka terbang bebas, sangat mengagumkan. Apalagi kicauannya, sangat menenangkan hati. Keindahan ini, tak ingin berlalu dengan cepat. Berharap waktu dapat dihentikan sesaat.

 


Usai pengambilan data di Taman Wisata Alam Telaga Warna, Bogor, Jawa Barat

 


Jurnal “Pemanfaatan Kanopi Pohon oleh Avifauna pada Dua Jenis Habitat di Taman Wisata Alam Telaga Warna, Bogor, Jawa Barat” [https://ijobb.esaunggul.ac.id/index.php/IJOBB/article/view/60/61]

 

Jurnal ini bukan tulisan pertamaku, ada banyak tulisan-tulisan lain yang ku buat meski bukan tulisan ilmiah, lebih bersifat cerita pendek, quotes, maupun puisi. Ada beberapa yang berhasil diterbitkan dalam buku dan ada juga yang kuikut sertakan dalam lomba meski belum bisa memenangkannya. Saat ini, aku dan dua temanku sedang proses membuat sebuah buku identifikasi burung untuk anak-anak di Pulau Tambolongan dan Polasi, meski jenis burung yang ditemui tidak begitu banyak, tapi mereka sangat antusias untuk ikut serta mengenal dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada di tempat tinggalnya.

 


Tulisan yang terpublikasi dimedia GoodNews From Indonesia

 


Puisi “Kembalikan Rumahku” yang diikut sertakan pada Indonesia Primate Day Competition

 

Aku juga turut serta berbagi pengetahuan yang kumiliki terkait keanekaragaman hayati kepada siswa/i di Sekolah Dasar Semut-Semut, itu merupakan salah satu program yang sedang dijalankan oleh HIMABIO Fakultas Biologi, Universitas Nasional. Aku dan teman-teman HIMABIO menyajikan beberapa video yang disesuaikan dengan tingkatan usianya. Setelah menyaksikan video tersebut, kami berharap siswa/i menjadi tahu bagaimana harus menjaga merawat serta melestarikan makhluk hidup dan lingkungan disekitarnya.

 


Edukasi di Sekolah Dasar Semut-Semut

 

Tak berhenti di situ, aku pun berpartisipasi pada beberapa kegiatan BW KEHATI seperti saat berbagi pengetahuan mengenai cara mengamati keanekaragaman hayati di Sekolah An Nahl. Kegiatan lainnya, ketika aku merayakan Hari Burung Migrasi Dunia bersama beberapa teman kampus, pemuda/i pramuka, dan awak media. Selain itu, aku juga turut serta dalam mendata keanekaragaman hayati di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jakarta, sebelum dan sesudah pandemi. Beberapa upaya yang telah dilakukan, aku berharap dapat memberikan dampak positif dalam melestarikan dan menjaga alam. Meski hanya berupa tulisan singkat mengenai keanekaragaman hayati maupun kepedulian lingkungan, serta sedikit berbagi pengetahuan kepada anak muda penerus bangsa. Rasanya tetap menyenangkan karena aktif berkontribusi dan berupaya memberikan yang terbaik. Semoga keanekaragaman hayati di Indonesia terus terjaga hingga anak, cucu, cicit kita berikutnya.

 


Pengamatan bersama Sekolah An Nahl

 


Pengamatan keanekaragaman hayati di Hutan Kota Srengseng

 


Mendata keanekaragaman hayati di Hutan Lindung Angke Kapuk

 


Berbagi pengetahuan saat kegiatan Hari Burung Migrasi Dunia 2021

 

 

 

Salam lestari! Salam konservasi!

1
Bagikan:

Komentar (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *