fauna

Cekibar (Draco volans (Linnaeus, 1758))

Deskripsi: Tubuhnya biasanya berwarna cokelat atau abu-abu dengan bercak-bercak atau garis-garis gelap. Cekibar memiliki “sayap” membran di antara tulang rusuknya. Sayap ini adalah perluasan kulit yang membentang dari tulang rusuk hingga ujung jari-jarinya. Sayap ini memungkinkan mereka untuk melakukan “flight” atau terbang-jarak pendek (gliding) dari satu pohon ke pohon lainnya. Di bagian bawah rahang (dewlap) Cekibar (Draco volans (Linnaeus, 1758))

Bunglon hutan (Gonocephalus kuhlii (Schlegel, 1851))

Deskripsi: Tubuhnya biasanya berwarna hijau zaitun atau cokelat, yang membantu dalam kamuflase di lingkungan hutan. Terdapat pola bintik atau garis yang lebih gelap di tubuhnya. Memiliki surai dan menonjol di daerah kepala, terutama di atas mata dan di sekitar telinga.

Kekep Babi (Artamus leucoryn (Linnaeus, 1771))

Deskripsi: Kekep babi memiliki tubuh berwarna abu-abu dan putih. Paruhnya berwarna abu-abu, sementara kepala, dagu, punggung, sayap, dan ekornya berwarna abu-abu gelap. Bagian atas tubuhnya serta tunggirnya berwarna putih, dengan kaki berwarna abu-abu. Ketika terbang, kekep babi menyerupai burung layang-layang, tetapi memiliki bentuk sayap yang lebih lebar berbentuk segitiga, ekor persegi, dan paruhnya yang lebih Kekep Babi (Artamus leucoryn (Linnaeus, 1771))