Mycteria cinerea (Raffles, 1822)

Foto
Mycteria cinerea (Raffles, 1822)
Satwa
585
3 Oktober 2020
Biologi Pencinta Alam Sumatera Utara (Biota_Sumut)
Fotografer
Yusran E. Ritonga
32
foto

Milky Stork atau dikenal dengan nama ilmiah Mycteria cinerea (Ciconiidae) masuk dalam daftar burung migran, persebaran Indochina, Malaysia, Sulawesi, Sumatera, Jawa dan Sumbawa. Pantai timur Pulau Sumatera menjadi tempat paling ramai dikunjungi burung ini untuk mencari makan dan berbiak, karena memiliki kawasan hutan mangrove dan pantai berlumpur yang luas. Populasi sedikit dengan jumlah kelompok yang sedikit pula, perkembangbiakannya sangat lambat. Bluwok termasuk burung berukuran besar, bulu berwarna putih (kecuali bulu sayap terbang), kulit muka tanpa bulu berwarna merah muda, kaki jangkung berwarna hitam (saat muda berwarna jingga). Burung dengan ukuran tinggi mencapai 130 cm ini masuk dalam daftar IUCN Red List dengan status terancam (Endangered).

 

Pada tanggal 25 Januari 2020, Di Sumatera Utara kegiatan Asian Waterbird Census (AWC) dilaksanakan di Bagan Percut, Deli Serdang yang merupakan salah satu lokasi yang berpotensi sebagai tempat berkunjungnya burung migran. Kegiatan ini mengajarkan kami para relawan mengenali burung lokal serta burng migran (sebagai perioritas). Pada pengamatan di Bagan Percut, Bangau Bluwok terlihat hadir pada pagi hari serta sore hari dengan jumlah sedikit hanya sekitar 8 ekor. Burung-burung di sini juga harus  berjibaku karena tumpukan sampah yang banyak di sekitar lokasi (muara sungai). Bagi saya kegiatan ini sangat bermanfaat dan perlu dilakukan untuk mendata jenis burung-burung migran di Sumatera serta bertujuan untuk menjaga habitat burung-burung di Indonesia khusunya Sumatera.

 

Sumber :

MacKinnon, J., Phillipps, K. & Balen, B. van. 1992 . Burung-Burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Bogor ; Burung Indonesia.

The IUCN Red List of Threatened Species. 2016 . https://www.iucnredlist.org/species/22697651/93627701 diakses pada 3 Oktober 2020.

Wetlands International. 2018. https://indonesia.wetlands.org diakses pada 3 Oktober 2020.

Hak Cipta: Yusran E. Ritonga
0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *