Spesies katak baru dari Borneo

Artikel
Spesies katak baru dari Borneo
Lain-lain
1155
1 Juli 2014
Penulis
Subhan Hadi
74
posting
 
No Image
Leptobrachium kantonishikawai Katak jantan dewasa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jakarta (ANTARA News) – Peneliti mengidentifikasi spesies katak baru yang dinamai Leptobrachium kantonishikawai sp. nov. dalam populasi katak dari Bario, Dataran Tinggi Kelabit, Serawak, Borneo.

Menurut hasil penelitian Amir Hamidy dari Pusat Riset Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Masafumi Matsui dari Kyoto University, katak itu punya karakteristik berbeda dari empat spesies Leptobrachium endemik yang dikenal dari Borneo.

Borneo selama ini dikenal memiliki dua spesies katak dataran rendah L.  kanowitense  dan L.  abbotti, spesies daerah bergunung L. montanum, dan spesies dataran tinggi L. gunungense.

“Survei morfologi yang kami lakukan pada populasi ini membuktikan bahwa katak ini punya karakteristik berbeda dari anggota keluarga dalam genus Leptobrachium dan karena itu kami mendeskripsikan populasi Bario sebagai spesies baru,” kata Amir dalam surel kepada ANTARA.

“Nama spesifik didedikasikan untuk Dr. Kanto Nishikawa dari Kyoto University, ahli herpetologi aktif di kawasan Asia yang mendukung peneliti mengumpulkan tipe-tipe katak,” katanya.

Spesies baru itu dibedakan dari L.  montanum, L.  abbotti dan L. gunungense oleh perut berwarna coklat keabuan, biasanya bergaris, atau kadang bertitik atau berbercak putih dan beberapa karakteristik morphometric unik.

Leptobrachium berukuran sedang dengan panjang tubuh katak jantan dewasa 43–54 milimeter, dan  katak betina 47–61 milimeter dengan sklera atau selaput mata putih dan kelenjar femoralis besar.

 

sumber: http://www.biologi.lipi.go.id/

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *