Si Renyah yang Unik

Artikel
Si Renyah yang Unik
Lain-lain
2610
30 September 2015
Penulis
Nadia Putri Rachma
127
posting

Renyah? Banyak ya makanan yang ermasuk renyah. Tapi unik? Nah kan kira-kira apa ya?

Jambu. Yap mungkin sebagian dari kalian heran, mengapa jambu? Kayanya jambu itu lembut deh.

Jambu Kristal. Sebagian orang mungkin masih bingung dengan nama jambu yang satu ini. Jambu Kristal sendiri memang belum terdengar jauh namanya. Jambu Kristal adalah hasil persilangan antara jambu biji atau yang lebih akrab disebut jambu klutuk dengan jambu sukun. Jambu sukun sendiri adalah jenis jambu yang memiliki paling sedikit biji diantara jenis jambu lain.

Oleh karena itu bentuk jambu Kristal dari luar seperti jambu biji, namun mempunyai biji yang sedikit. Hasil persilangan tersebut pun ternyata berhasil. Jambu yang dihasilkan memiliki pohon yang kuat karena daunnya yang lebih tahan rontok, serta tekstur yang dimiliki jambu Kristal ternyata lebih renyah daripada jenis jambu biji yang cenderung lebih lembut. Jambu Kristal juga memiliki sedikit biji.

Dalam proses penanaman sampai dengan masa panen pertama membutuhkan waktu sekitar 5 tahun. Untuk ukuran jambu sendiri yang paling besar bisa mencapai 5 ons sedangkan untuk ukuran biasa hanya 2 ons – 3,5 ons

 

Menanam jambu Kristal ini ternyata tidak luput dari gangguan hama, walaupun pohonnya termasuk cukup tahan hama, namun proteksi tetap dibutuhkan. Jika sudah berbuah sebesar bola pingpong, jambu-jambu ini harus dilindungi dari berbagai hama serangga dengan cara membungkus jambu-jambu ini menggunaan plastik dan kertas Koran. Fungsi dari proses pembungkusan ini selain untuk proteksi dari hama, juga berperan untuk menjaga kestabilan suhu agar proses masaknya buah menjadi rata dan sempurna. Digunakan kertas koran agar melindungi dari sinar matahari yang berlebihan terhadap buah jambu sehingga tidak membuat buah jambu  menjadi hangus atau layu.

 

Hama besar yang biasanya menggangu adalah babi hutan dan gajah yang terkadang keluar dari kawasan Taman Nasional. Sedangkan hama-hama serangga seperti ulat daun, lalat buah dan tidak jarang kutu daun pun kerap menyerang tanaman ini. Oleh karena itu digunakanlah pestisida untuk membasmi gangguan hama serangga tersebut.

Pada masa panen, proses pemanenan biasanya dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. Panen dilakukan jika buah jambu sudah mencapai ukuran sekitar sekepalan tangan orang dewasa atau jika jambu sudah terlihat sedikit menguning. Jambu tidak dipanen hingga menjadi kuning karena akan mengurangi tekstur renyah yang dicari dari jenis jambu ini. Pemanenan biasanya dilakukan menggunakan gunting buah atau jika buah sudah cukup matang maka pemetikan bisa dilakukan dengan memuntir tangkai buah.

Jadi gimana? Ada yang berani mencoba untuk menanamnya? 

 

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *