Serindit Maluku

Artikel
Serindit Maluku
Satwa
951
2 Januari 2015
Penulis
Bagus Satrio
173
posting

11 cm. Umumnya hijau; tunggir merah. Jantan: dahi dan mahkota merah; bercak-tenggorokan merah; tunggir dan penutup ekor atas merah gelap, warna merah terus memanjang sampai ujung ekor. Paruh hitam, mata kuning/putih. Betina: mahkota hijau; dahi dan tenggorokan berbintik merah, mata cokelat. Remaja: bercak-tenggorokan kuning, mata coklat pucat.

Endemik di Maluku Utara: Morotai, Halmahera, Kasiruta dan Bacan.

Lebih menyukai hutan primer dan sekunder di dataran rendah sampai ketinggian 450m. Juga masih dapat ditemui di sepanjang tepi hutan, mangrove, tegakan Casuarina di pesisir, lahan budidaya di tepi hutan, di sekitar perkampungan serta di perkebunan kelapa. Terlihat sendirian, berpasangan atau dalam kelompok kecil. Lebih banyak menghabiskan waktu di kanopi hutan bagian atas terutama di pohon berbunga dan pohon berbuah yang tinggi. Burung yang berisik dan mencolok ketika terbang. Sukar dikenali ketika sedang makan di kanopi hutan yang rimbun.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *