Serindit Flores

Artikel
Serindit Flores
Satwa
1394
2 Januari 2015
Penulis
Bagus Satrio
173
posting

12 cm. Hijau, tunggirnya merah; paruh merah. Jantan: bintik-tenggorokan merah. Betina: bintik-tenggorokan kurang merah atau tidak ada.

Endemik Indonesia, populasi alaminya hanya ditemukan di daerah Nusa Tenggara.

Biasanya berpasangan atau kelompok kecil hingga 10 ekor, adakalanya 20 ekor, makan di pohon ara atau terbang di atas kanopi. Lebih menyukai makan buah di pohon ara tapi juga makan di pohon lain yang bertangkai buah frambus atau berbunga dan berpucuk. Bersuara terus menerus ketika terbang dan makan. Mendiami hutan pegunungan pada ketinggian 400-1000m yang banyak ditumbuhi pohon buah-buahan.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *