Perkici Oranye

Artikel
Perkici Oranye
Satwa
1352
2 Januari 2015
Penulis
Bagus Satrio
173
posting

26 cm. Kepala dan pipi bercoret biru gelap sangat kontras dengan warna hijau limun pada kerah leher dan oranye kemerahan pada dada; punggung hijau; perut ungu; coretan hijau pada paha dan sayap minim.

Catatan: Beberapa penulis masih memasukkan Perkici Flores sebagai sub-spesies dari Perkici pelangi, tetapi sejak dilakukannya review ulang oleh Schodde, R. & I. J. Mason pada tahun 1997 semakin meyakinkan banyak pihak bahwa Perkici Flores sebaiknya diperlakukan sebagai spesies yang berdiri sendiri.

Endemik di Kepulauan NTT: Sumba, Wetar dan Timor.
Memiliki 3 sub-spesies dengan daerah persebaran:

  • capistratus (Bechstein, 1811) – Timor.
  • fortis Hartert, 1898 – Sumba.
  • flavotectus Hellmayr, 1914 – Wetar dan Romang.

Hidup di tepi hutan primer, hutan sekunder, tegalan dan perkebunan pada ketinggian di bawah 500m di Timor dan 950m di Sumba. Mengunjungi pucuk pohon untuk memakan buah-buahan, nektar, getah pohon dan sesekali memakan biji-bijian serta serangga. Sering ditemukan terbang berpasangan dan sesekali merespon panggilan dari kelompok dan bergabung ke dalam kawanan yang terdiri dari 5-20 ekor. Sangat agresif dalam menjaga daerah mencari makan dan bersarangnya ketika berpasangan, menyerang burung sejenis atau jenis lainnya yang masuk ke dalam daerah kekuasaannya, bahkan jenis burung yang lebih besar dari dirinya.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *