Manipulasi Warna pada Bunga Pancawarna (Hydrangea macrophylla) melalui Pengaturan pH Tanah

Artikel
Manipulasi Warna pada Bunga Pancawarna (Hydrangea macrophylla) melalui Pengaturan pH Tanah
Satwa
19717
25 Juni 2016
Penulis
Milade Annisa Muflihaini
17
posting

Manipulasi Warna pada Bunga Pancawarna (Hydrangea macrophylla)

melalui Pengaturan pH Tanah

Milade Annisa Muflihaini

 

Sebelum mengetahui bagaimana bunga pancawarna atau yang sering disebut oleh masyarakat sebagai bunga hortensia ini dapat berubah atau memanipulasi warna, maka perlu untuk mengetahui bagaimana klasifikasi dan ciri karakteristik dari bunga tersebut terlebih dahulu. Klasifikasi Hydrangea macrophylla.

Kingdom       : Plantae

Divisi             : Spermatophyta

Sub Divisi      : Angiospermae

Kelas             : Dicotyledoneae

Sub Kelas      : Dialypetalae

Ordo              : Rosales

Famili             : Hydrangeaceae                 

Genus            : Hydrangea

Spesies           : Hydrangea macrophylla

Nama Umum :  Hortensia, bunga bokor

Nama Lokal   : Pecah seribu atau kembang seribu (Bali), pancawarna (Jawa), bunga sanggul (Ramadhanti, 2016).

Selain spesies atau jenis diatas, terdapat pula beberapa spesies lainnya yang dapat mengalami perubahan/manipulasi warna. Berikut ini merupakan jenis-jenis dari bunga pancarwarna (spesies dan daerah/negara asal) tersebut menurut (www.attayaya.net).

 Hydrangea anomala, hortensia jenis merambat (Himalaya, Tiongkok barat daya) ·      Hydrangea arborescens, Hydrangea liar (bagian Timur Amerika Utara) ·      Hydrangea aspera (Tiongkok, Himalaya) ·       Hydrangea bretschneideri, Hydrangea candida, Hydrangea caudatifolia, Hydrangea chinensis, Hydrangea chungii, Hydrangea coacta, Hydrangea coenobialis, Hydrangea davidii, Hydrangea dumicola, Hydrangea gracilis, Hydrangea hypoglauca, Hydrangea integrifolia, Hydrangea kwangsiensis, Hydrangea kwangtungensis, Hydrangea lingii, Hydrangea linkweiensis, Hydrangea longifolia, Hydrangea macrocarpa, Hydrangea mangshanensis, Hydrangea stenophylla, Hydrangea strigosa, Hydrangea stylosa, Hydrangea sungpanensis, Hydrangea xanthoneura, Hydrangea zhewanensis (Tiongkok) ·      Hydrangea cinerea, Ashy Hydrangea (bagian Timur Amerika Serikat) ·       Hydrangea heteromalla (Himalaya, Tiongkok barat dan utara) ·      Hydrangea hirta (Jepang) ·      Hydrangea involucrata (Jepang, Taiwan) ·      Hydrangea kawakamii (Taiwan) ·      Hydrangea longipes (Tiongkok barat) ·       Hydrangea paniculata, Panicled Hydrangea (Tiongkok timur, Korea, Jepang, Sakhalin) ·      Hydrangea petiolaris, hortensia yang memanjat (Jepang, Korea, Sakhalin) ·       Hydrangea quercifolia, Oakleaf Hydrangea (bagian tenggara Amerika Serikat) ·      Hydrangea radiata, Silverleaf Hydrangea (bagian tenggara Amerika Serikat) ·      Hydrangea robusta (Tiongkok, Himalaya) ·      Hydrangea sargentiana (Tiongkok sebelah barat) ·       Hydrangea scandens (bagian selatan Jepang sampai Filipina) ·      Hydrangea serrata (Jepang, Korea) ·       Hydrangea serratifolia (Chili, bagian barat Argentina) ·       Hydrangea macrophylla, hortensia dengan daun besar-besar (bagian selatan Jepang) (Woy, 2012: 6).

Berdasarkan uraian tersebut, tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Asia Selatan (Jepang, Tiongkok, Himalaya, Indonesia), Amerika Utara dan Amerika Selatan. Sebagian besar spesies berasal dari Honsu, sebuah pulau besar di Jepang. Tanaman ini memiliki tinggi ± 1-3 m, termasuk sebagai tanaman semak tegak. Batangnya kuat berwarna hijau sewaktu muda. Daunnya tunggal dan letaknya berhadapan bersilang. Helaian daunnya lebar dan tebal. Pangkal dan ujung daun runcing, tepi bergerigi, dan sistem pertulangannya menyirip. Warna permukaan atas daun ini adalah hijau tua dan bagian bawah daun hijau kekuningan. Bunga hortensia/pancawarna memiliki diameter ± 20 cm berupa gugusan bunga-bunga tunggal. Perbungaan majemuk berbentuk malai, keluar dari ujung tangkai dan  membentuk rangkaian membulat seperti sanggul. Kelopak bunganya sangat istimewa karena lebih dominan daripada mahkota bunganya. Pada hortensia, yang terlihat seperti daun mahkota sebenarnya adalah daun kelopak. Dan bunganya mekar sempurna di awal musim semi hingga akhir musim gugur. Selanjutnya, tanaman ini menyukai tempat yang sejuk dengan kelembaban yang cukup dan sedikit terpayungi, maka dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi, mulai ketinggian 500 s.d. 1.500m di atas permukaan laut dan tumbuh baik pada jenis tanah yang banyak mengandung pasir dan kompos.

 

Lalu, bagaimana warna pada bunga ini dapat berubah-ubah (manipulasi) mulai dari warna hijau, kuning, biru, ungu sampai dengan merah muda dan kemerah-merahan, yaitu dikarenakan warna-warna pada bunga pancawarna ini ditentukan oleh adanya pengaruh unsur-unsur hara dalam tanah. Warna ini dipengaruhi oleh unsur aluminium pada tanah tempat tumbuhnya, dan ketersediaan unsur aluminium tergantung dari kadar keasaman tanahnya. Selain itu, jenis dari bunga ini yang dapat berubah warna hanyalah strain atau jenis tertentu, yaitu bunga yang memiliki kelopak bunga berwarna merah, biru atau kombinasi dari warna merah dan. Berikut ini adalah warna bunga pancawarna sesuai dengan kadar keasaman tanah. 1. Bunga berwarna merah kombinasi biru bila berada di pH tanah 4,7 – 6,1 2. Bunga menjadi merah jika pH tanah 6,1 3. Bunga menjadi biru jika pH tanah 4,7 4. Sedangkan pancawarna berkelopak putih tidak mengandung antosianin (pigmen warna bunga) sehingga tidak dapat berubah warna, apapun pH tanah habitatnya.

Disisi lain, dalam berubahnya warna pada bunga pancawarna ini juga dipengaruhi oleh ketersediaan pigmen antosianin pada kelopak bunga tersebut. Menurut Hariri (2016: 1), dalam penelitiannya antosianin merupakan pigmen alami pada tumbuhan yang mengekspresikan warna orange,  merah, biru, dan ungu. Antosianin dapat terakumulasi pada daun, duri, umbi, bunga, buah, dan biji. Data diperoleh melalui penghitungan kadar antosianin dari ekstrak kelopak bunga hortensia menggunakan pelarut 0,1% HCl dalam metanol berupa nilai rf dan nilai absorbansi pigmen monomerik antosianin. Data dianalisis menggunakan analisis varian tunggal untuk mengetahui perbandingan kadar pigmen antosianin pada tiga kelopak bunga warna ungu, biru, dan merah muda.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pigmen monomerik antosianin pada kelopak bunga Hortensia warna ungu, biru, dan merah muda tidak memperlihatkan perbedaan yang nyata. Kadar pigmen total antosianin pada kelopak bunga warna ungu, biru, dan merah muda berturut-turut sejumlah 4,648 mg/L, 5,184 mg/L, dan 4,004 mg/L Berdasarkan faktor-faktor yang telah diuraikan sebelumnya, maka untuk memperoleh bunga berkelopak warna biru muda, media atau tanah tempat tumbuh harus memiliki pH antara 5,0 – 5,5. Selanjutnya apabila menginginkan warna kelopak lembayung muda, pH tanah harus berada sekirat 5,8 – 6,0. Sedangkan warna merah muda, pada pH antara 6 dan 6,2. Namun, pada masa pertumbuhan sebaiknya pH dipatok antara 5,5 – 6,0 Jika ingin kelopak menjadi biru, maka media sebaiknya diberi pupuk yang mengandung sulfur, seperti ZA ataupun KCL untuk menurunkan pH. Selain cara itu, bisa juga dengan menggunakan pupuk majemuk yang memiliki kandungan fosfor sedikit namun kalium tinggi. Jika tanah sebagai tempat hidup tanaman ini kekurangan aluminium, maka ketika mendekati masa berbunga sebaiknya ditambahkan aluminium berbentuk amonium aluminium atau kalium aluminium. Selanjutnya warna merah pada kelopak bunga dapat dimanipulasi dengan  menaburkan kapur tumbuk dolomit yang difungsikan agar pH tanah dapat naik. Dapat pula dengan memberikan pupuk majemuk dengan kadar kalium dan fosfor dengan takaran imbang. Lalu, untuk mengukur kadar keasam-basa-an tanah dapat menggunakan kertas lakmus, ataupun dengan larutan penguji. Tanah kering sampel diambil secukupnya untuk ditetesi larutan penguji, kemudian hasil yang diperoleh dicocokan dengan gradasi warna pada kartu penguji. Sehingga, melalui beberapa cara dan pengaturan tersebut, dengan perlahan bunga pancawarna atau hortensia ini dapat dimanipulasi warnanya.

 

Daftar Pustaka

Hariri, Muhammad Rifqi. 2016. dalam http://library.um.ac.id/free-contents/index.php/pub/detail/kajian-pigmen-antosianin-kelompok-bunga-hortensia-hydrangea-macrophylla-muhammad-rifqi-hariri-57973.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 10:52 WIB.

Woy, Bryan. 2012. JOURNAL Friends of the “Shamrock” Hydrangea Collection on www.hortensias-hydrangea.com. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 10:34 WIB. http://www.waysidegardens.com/wg-hydrangea-guide/a/324/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 08:51 WIB.  www.hydrangeamania.com. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 08:55 WIB. http://www.gardeningknowhow.com/ornamental/shrubs/hydrangea/growing-hydrangeas-hydrangea-care-guide.htm.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 08:56 WIB. http://sperlingnursery.com/plants-and-products/shade-plants/flowering-shade-plants/hydrangea-macrophylla/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 08:57 WIB. https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Hydrangea_macrophylla_SZ51.png. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:17 WIB. http://www.espoma.com/landscaping/how-to-turn-pink-hydrangeas-blue/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:17 WIB. https://i.ytimg.com/vi/ltDsjJE2KWc/hqdefault.jpg. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:17 WIB. http://www.endlesssummerhydrangea.com/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:18 WIB. http://www.willowaynurseries.com/endless.html. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:19 WIB. http://onlynativejapan.com/2015/06/03/%E3%80%90seaonal%E3%80%91the-flower-which-can-add-color-into-rainy-season-ajisai/5300.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:30 WIB. http://japan.ronjie.com/2012/06/not-so-known-japan-ajisai-matsuri.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:32 WIB. http://www.infoskep.com/subject-cara-menurunkan-ph-tanah.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:45 WIB. http://bunga-taman.com/bunga-hydrangea/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:48 WIB. http://www.attayaya.net/2011/01/herba-kembang-bokor.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 09:58 WIB. http://jurnal.upi.edu/fesyenpersfektif/view/3367/hortensia-bridal-with-folding-technique.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 10:05 WIB. http://pssi.janaka.web.id/id1/1518-1414/Hortensia_104147_pssi-janaka.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 10:36 WIB. http://rice-mix-wb-29027.upri.ac.id/en4/2780-2663/Bunga_27672_rice-mix-wb-29027-upri.html.Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 10:38 WIB. http://flowerbee.co/serba-serbi-bunga-hydrangea/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 10:56 WIB. [1]Bunga Hortensia violet. http://www.hydrangeamania.com/sitebuildercontent/sitebuilderpictures/ColorfulHydrangea.jpg [2] Bunga hortensia.  http://sperlingnursery.com/wp-content/gallery/shadeflowering/shade_flowering_hydrangea_mix_0.jpg

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *