Kupu-kupu Gajah

Artikel
Kupu-kupu Gajah
Satwa
4730
1 Oktober 2014
Penulis
Ismail Adha
46
posting

Ini adalah kupu-kupu gajah. Walau kita menyebutnya kupu-kupu, dia bukan termasuk butterfly tetapi dia adalah ngengat ( Moth )= sang kupu-kupu malam. Kupu-kupu gajah hidupnya singkat hanya sekitar 2 mingguan setelah keluar dari kepompong. Pada fase ini kupu-kupu gajah tidak makan karena dia tidak punya mulut. Dia mendapatkan energinya dari lemak tubuh yang dikumpulkannya pada fase ulat. Kupu jantan mati setelah kawin dan kupu betina mati setelah bertelur. Kupu jantan memiliki antena besar yang berbulu yang dapat mendeteksi feromon yang dikeluarkan oleh sang betina sementara itu kupu betina berada tidak jauh dari bekas kepompongnya. Kepompong kupu gajah merupakan sumber sutra liar. Salah satu negara yang sering memproduksinya adalah India. Ulat kupu gajah ini berwarna putih dan memakan daun sirsak sedangkan yang berwarna memakan daun rambutan. Kita mengenalnya sebagai ulat keket. Kenapa satwa ini dinamakan Atticus atlas? Konon dikarenakan motif sayapnya yang seperti peta (atlas).

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *