Kucing kuwuk atau Meong congkok

Artikel
Kucing kuwuk atau Meong congkok
Lain-lain
3982
22 Desember 2014
Penulis
Nadia Putri Rachma
127
posting

Filum       : Chordata
Kelas      : Mammalia
Ordo       : Carnivora
Famili      : Felidae
Genus     : Prionailurus
Spesies   : Prionailurus bengalensis

Kucing kuwuk berukuran seperti kucing domestik, tapi ia lebih ramping dengan kaki panjang dan selaput yang jelas antara jari kaki. Kepala kecil mereka ditandai dengan dua garis-garis gelap menonjol, dan moncong putih yang pendek dan sempit mereka. Terdapat dua garis-garis, yang pertama garis gelap yang memanjang dari mata ke telinga, dan garis-garis putih kecil dari mata ke hidung. Bagian belakang telinga agak panjang, bulat, hitam dan putih ditengah. Tubuh dan tungkai ditandai dengan bintik-bintik hitam dengan ukuran dan warna yang berbeda, dan di sepanjang punggung ada 2-4 baris bintik-bintik memanjang. Ukuran ekor adalah setengah ukuran kepala dan badan mereka dan berbintik dengan beberapa cincin hitam yang tidak jelas dekat ujung berwarna hitam.

Warna latar belakang bulu bintik-bintik mereka adalah kuning kecoklatan dengan dada dan perut putih. Namun dalam sebagian besar mereka, ukuran dan warna bintik mereka sungguh bervariasi serta dalam ukuran dan berat badan yang awalnya mereka dianggap sebagai Spesies yang berbeda. Warna bulu pada populasi selatan adalah coklat kekuniangn, tapi abu-abu perak pucat di salah satu populasi utara. Tanda hitam dapat terlihat, atau bahkan membentuk garis putus-putus, tergantung pada subspesies. Di tropica, berat kucing kuwuk 055 hingga 3.8 kg (120 hingga 8,4 lb), mempunyai panjang dari kepala sampai badan 388 hingga 66 cm (153 hingga 26 in) dengan panjang ekor 172 hingga 31 cm (68 hingga 12 in). Di Cina utara dan Siberia, berat mereka mencapai 71 kg (160 lb), dan mempunyai panjang badan sampai kepala hingga 75 cm (30 in); umumnya, mereka menambah berat badan sebelum musim dingin dan menjadi lebih kurus sampai musim semi. Tinggi bahu sekitar 41 cm (16 in).

Kucing hutan merupakan binatang nokturnal yang lebih banyak beraktifitas di malam hari termasuk untuk berburu mangsa seperti burung, tikus, bajing, tupai, serangga, ampibi, kelinci, kancil dan binatang kecil lainnya.

Binatang karnivora ini seperti berbagai jenis kucing lainnya merupakan binatang yang sangat pandai memanjat. Bahkan, meski jarang melakukannya, kucing hutan mempunyai kemampuan yang baik dalam berenang.

 

Sumber: http://alamendah.org/2011/05/13/kucing-batu-pardofelis-marmorata-si-kecil-gesit/

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *