Konflik Macaca Dengan Manusia

Artikel
Konflik Macaca Dengan Manusia
Aktivitas, Satwa
415
28 Desember 2021
Uhamka
Penulis
Ahmad Rizky Mudzakir
6
posting

Dewasa ini, sering kita melihat turunnya satwa liar ke pemukiman manusia, kenapa demikian?

Mari kita diskusikan bersama, apa pendapatmu mengenai ini. Sebelumnya, ada yang pernah memelihara satwa liar? seperti ular, burung, bahkan sampai primata. Aktivitas ini perlu diketahui bahwa saat memelihara satwa liar bukanlah jenis peliharaan yang mudah dipelihara bahkan tidak direkomendasi dipelihara. Konflik sering terjadi saat satwa liar tersebut beranjak besar dan sudah tidak bisa dikendalikan baik makan maupun kandangnya. Apa boleh buat, kita bisa paksakan mau tidak mau harus diserahkan dengan pihak berwenang.

 

Konflik satwa liar sering kita lihat di media sosial, seperti contohnya turunnya monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang masuk ke dalam pemukiman manusia untuk mencari makan. Saya meninjau dari kejadian di Desa Gekbrong, konflik antara Macaca dengan manusia. Kelompok Macaca turun dari pohon ke perkebunan untuk mencari makan, mereka marampas tanaman kebun petani dengan cara merebutnya dan mencopotnya. Banyak yang dirampas dan tak ada yang disisakan untuk petani. Sungguh keadaan yang memprihatinkan, dan ini telah jadi momok untuk petani. Akhirnya, banyak dari petani yang menjaga kebunnya dari serangan Macaca dengan berperang “lempar batu” untuk mengusir Macaca.

 

Untuk menghindari konflik ini lagi, akhirnya setuju untuk tidak mengusik habitat Macaca, karena mereka masih suka bermain di hutan dan untuk mejaga sifat alami dan berburu Macaca di alam. Kehadirannya di alam yang masih belum terusik sangat berperan untuk penyebaran biji buah-buahan di hutan karena Macaca aktif memakan buah. Sebelum terlambat, mari bersama menjaga dan melestarikan habitat Macaca agar menghindari konflik satwa liar dengan manusia.

 

3
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *