kasuari kerdil

Artikel
kasuari kerdil
Satwa
1145
15 Juni 2015
Penulis
Fadli Rahmadi
80
posting

Casuarius bennetti dikenali dengan ciri khas pada gelambirnya yang tidak menggantung. Juga bentuk tanduknya yang segitiga dengan bagian belakang pipih. Tinggi tubuhnya mencapai 1,1 meter dengan panjang hingga 150 dan berat badan kasuari dewasa antara 17 – 26 kg. Ukuran ini memang lebih kecil dibandingkan dengan dua spesies kasuari lainnya yaitu Kasuari Gelambir Tunggal dan Kasuari Gelambir Ganda.

Bulu burung Kasuari Kerdil berwarna hitam mengkilat, bahkan lebih kelam dibandingkan dua spesies lainnya. Kulit pada leher berwarna biru cerah dengan bagian samping leher berwarna merah. suara burung dari famili Casuariidae ini lebih mirip dengkuran bernada rendah dan dalam. Namun pada saat menyerang atau terancam akan mengeluarkan suara yang keras menyerupai bunyi “mwaaaa!”. Hidup secara soliter, pemalu, dan layaknya burung kasuari lainnya, Sang Jantan akan kebagian tugas untuk menjaga dan mengerami telur.

Makanan burung Kasuari Kerdil adalah buah-buahan yang jatuh di tanah. Buah-buahan tersebut ditelan langsung tanpa merusak bijinya. Biji-biji tersebut kemudian akan dikeluarkan bersama feses (kotoran) sehingga burung Kasuari Kerdil berfungsi sebagai penyebar benih tanaman yang penting di hutan. Di samping itu burung ‘kerdil yang besar’ yang tidak dapat terbang ini memiliki kemampuan berlari cepat mencapai 48 km/jam di hutan lebat, mampu melompat, berenang, dan menendang ke depan dengan kuat.

sumber : alamendah

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *