Fotografi Satwa Liar Membuat Imam Jatuh Cinta, Berkarya dan Juara

Artikel
Fotografi Satwa Liar Membuat Imam Jatuh Cinta, Berkarya dan Juara
Aktivitas, Satwa
382
4 Maret 2022
Yayasan Kehati
Penulis
Biodiversity Warriors
8
posting

Imam mulai menekuni fotografi satwa liar ketika menjalani kuliah S1 di Biologi Universitas Diponegoro (UNDIP). Sembari berkuliah, Imam bergabung dengan Organisasi Pecinta Alam (OPA) Haliaster. Kegiatan yang dilakukan di Haliaster tidak hanya mendaki gunung, namun juga melakukan pendataan biodiversitas terutama avifauna (Burung), insekta (capung & kupu-kupu), dan herpetofauna (amfibi & reptil) di wilayah Semarang. Pendataan biodiversitas yang dilakukan termasuk melakukan dokumentasi. Disitulah Imam mulai mengenal mengenai fotografi satwa liar, dimana seiring jalannya waktu, Imam menyadari bahwa fotografi satwa liar mempunyai beberapa peranan penting. Salah satu peran fotografi satwa liar bagi kalangan akademisi baik mahasiswa, dosen ataupun peneliti dari latar belakang ilmu alam seperti biologi dan kehutanan, yaitu dapat membantu mengidentifikasi jenis satwa dengan melihat ciri fisik tertentu melalui foto tanpa harus mengambil spesimen. Menurutnya, hasil dokumentasi satwa yang baik juga dapat digunakan untuk kegiatan edukasi.

 

Hunting Foto dengan Pak Karyadi Baskoro

Jerih payahnya tak sia-sia. Imam beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk menjadi kontributor foto pada beberapa buku, seperti Mengungkap Potensi Hulu Bengawan Solo, Buku Avifauna Semarang Raya, Lepidoptera Semarang Raya, dan Odonata dalam Buku Semarang Raya, Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah dan Buku Dragonflies of Tinjomoyo. Pada akhir tahun 2021, Imam berhasil mengadakan pameran tunggal di ruang ekspresi Eurekaa pada 6-20 Desember 2021. Disana, Imam menampilkan keindahan dari beberapa jenis kupu-kupu yang terdapat di Pulau Jawa. Melalui pameran tersebut, Imam berharap dapat menyadartahukan dan meningkatkan kepedulian tentang satwa di alam bebas kepada masyarakat umum. Imam juga berharap agar peminat fotografi satwa liar dapat bertambah banyak.

 

Poster pameran tunggal Imam pada ruang ekspresi, Eureka

Poster pameran tunggal Imam pada ruang ekspresi, Eureka

Beberapa lomba fotografi hidupan liar pun berhasil dimenangi Imam, antara lain juara 1 Lomba Fotografi Satwaliar di Taman Nasional Gunung Merapi, DIY Yogyakarta 2012, Juara 3 Kontes Fotografi Flora & Fauna, Tingkat Nasional di Universitas Andalas Padang 2018, Juara 2 Lomba Foto Burung Migran, Biodiversity Warrior 2020, dan Juara 2 Lomba Foto Flora dan Fauna, Wikimedia 2021.

 

 

2
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *