Fagifer Project, Mengolah dan Melestarikan Gayam

Fagifer Project, Mengolah dan Melestarikan Gayam
28 Februari 2016
2577

Keanekaragaman hayati tidak melulu soal hewan atau tumbuhan di hutan. Keanekaragaman hayati bahkan ada di atas meja makan kita, keanekaragaman hayati pangan. Salah satu usaha pelestarian keanekaragaman hayati pangan yang dilakukan oleh Biodiversity Warriors adalah pelestarian tanaman gayam.

Gayam adalah tanaman yang jumlah populasinya semakin turun dari tahun ke tahun. Salah satu varietas gayam telah bahkan mulai punah. Tanaman bernama ilmiah Inocarpus edulis ini biasa dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Padahal buah gayam berpotensi dijadikan berbagai olahan pangan seperti yang dilakukan oleh Tim Gayam Rangers.

Baca juga:
Menangkan 10 Juta dari SGP 2016 dan Wujudkan Ide Inovasi Mu

Tim Gayam Rengers adalah pemenang Small Grant Project 2015. Mereka melakukan program pelestarian dan pengolahan tanaman gayam.  Tim Gayam Rangers adalah teman-teman biodiversity warriors dari Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia (HMPPI).

Program ini diberi nama Fagifer Project, yaitu program yang berusaha mengangkat kembali potensi buah gayam. Terutama potensi gayam di Desa Mulyodadi yg masih banyak terdapat pohon gayam. Fagifer Project dilaksanakan oleh 7 orang mahasiswa teknologi pangan, terinspirasi oleh Ark of taste dari Slow Food Jogja, dibimbing oleh Ibu Amaliah dan disupport oleh HMPPI & KEHATI 

Tentang Penulis
Admin BW
Biodiversity Warriors

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel
Terkait
Tidak ada artikel yang ditemukan
2020-07-30
Difference:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *