Entung Jati

Artikel
Entung Jati
Satwa
2405
24 Desember 2014
Fakultas Kehutanan
Penulis
Abednego Togatorop
110
posting

Jenis ini termasuk kupu-kupu malam yang terdapat di Hutan Jati. Kepompongnya lebih dikenal orang dengan sebutan  Entung jati. yang Dewasa bersayap abu-abu kecoklatan dengan garis-garis jingga pada sayap belakang. Bentangan sayapnya lebih kurang 3cm. Badannya berwarna lebih muda dengan garis-garis jingga. Ulatnya berwarna keunguan dengan 2 garis ungu tua memanjang sepanjang punggungnya, hijau tua di permukaan bawah. Panjangnya 3.5 cm. Kepompongnya berwarna coklat tua hampir sebesar cabe rawit, meruncing ke belakang panjangnya 2.5cm.

Penduduk di sekitar hutan jati Jawa sudah bisa memanfaatkan entung jati sebagai lauk. Kesukaan pada entung jati disebabkan rasanya yang gurih dan enak. Pada awal musim kemarau entung jati sering di perdagangan pasar.

 

Berbicara tentang pembudidayaan entung jati, maka entung jati akan mendapatkan keuntungan , akan tetapi untuk membudidayakan beberapa segi yang diperlukan masih belum diketahui. misanya daur hidup dan syarat lingkungan yang diperlukan. Perlu diadakan penelitian juga mengenai bahan-bahan makanannya.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *