EDUECOWISATA KEBERAGAMAN PISANG

Article
EDUECOWISATA KEBERAGAMAN PISANG
Agriculture
410
5 December 2021
Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang
Author
gusnuardhi
2
posting

KEGIATAN OKTOBER PASUKAN PISANG Pisang / banana / Musa sp. memiliki nama daerah yang beragam dari seluruh
pelosok Nusantara seperti gedang, cau, saba, pepe, dll. Hal ini menandakan bahwa
buah pisang ini memiliki arti penting dalam relung sanubari bangsa Indonesia. Selain
itu kitab Islam Al-Qur’an surat Al – Waqiah ayat 29, tercantum bahwa pisang menjadi
salah satu buah yang disajikan di surga.
Diketahui pisang berasal dari wilayah biogeografis Malesia yang tersebar dari
Semenanjung Malaya, Indonesia, Filipina, dan New Guinea (Simmonds & Shepherd
1955). Pisang yang dapat dimakan saat ini adalah perpaduan antara pisang liar dan
yang dibudidayakan, spesies dan hibrida yang terkait dengan Musa acuminata dan
Musa balbisiana. Musa acuminata adalah spesies yang paling tersebar luas (Daniells et
al. 2001) dan pusat keanekaragaman diperkirakan berada di Malaysia (Simmonds
1962) atau Indonesia (Horry et al. 1997). Sedangkan saat ini, budidaya pisang terjadi di
seluruh daerah tropis dan sub-tropis Asia, Amerika, Afrika dan Australia. Kultivar pisang
yang paling banyak tersebar adalah ‘Dwarf Cavendish’ (Ploetz et al. 2007).
Keberadaan keberagaman hayati pangan khususnya di Jawa dapat di temui di
relief Candi Borobudur. Candi Borobudur dihiasi relief naratif (beruntun) terbagi menjadi
1300 panel yang terbagi menjadi area yaitu Karmawibhangga, Jatakamala, Laitavistara, Awadana, Gandawyuha dan Bhadracari. Salah satunya relief pisang ada di panel
Lalitavistara di dinding candi Borobudur di lantai / tingkat 2 galeri 1.

 

 

 

Sumber : NN. Buku Panduan Wisata Edukasi Relief Flora Candi Borobudur. 2018.
Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi & LIPI. Pasuruan Jatim.
Keberadaan pisang dalam kehidupan sehari – hari masyarakat di masa lalu juga
merupakan bukti bahwa buah ini memang merupakan plasma nutfah asli Indonesia
dapat dibaca pula di Serat Centhini. Karya sastra Serat Centhini di tulis tahun 1814 –
1823 Masehi merupakan hasil pengumpulkan berbagai informasi dari penjelajahan
pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Mataran dan Jawa
Timur dari arah utara ke selatan. Berbagai informasi termasuk kuliner dan gastronomi
terkait pisang yang ditulis juga dalam Serat Centhini. Beragam jenis pisang sebagai
hidangan penutup seperti pisang ambon, emas, gabu, pulut dan raja. Pisang Raja
memiliki makna tinggi dalam berbagai kegiatan seperti menjadi bagian dari punjungan
atau hidangan yang disajikan saat mendapat kunjungan dari orang yang lebih tua /
dihormati. Hal ini dikarenakan karena bentuknya yang bagus, warna kulit dan daging
buah yang menarik berwarna kuning orange serta rasanya yang sangat nikmat. Sehingga terpilih menjadi bagian dari pisang meja / pisang santap saat acara – acara
penting di masyarakat Jawa saat itu juga sampai saat ini.
Pelestarian dan pemahaman pisang sebagai bagian dari budaya Indonesia ingin
di angkat oleh Pasukan Pisang yang asal muasalnya berasal dari para siswa SMKN 1
Pandak Kabupaten Bantul Provinsi DI Yogyakarta. Pasukan Pisang merupakan siswa
yang mendapat pendidikan permagangan dari kelompok Slowfood Community Banana
in Samiran. Keikutsertaan Pasukan Pisang dalam program Biodiversity Warrior KEHATI
angkatan 2 pada Tahun 2021 untuk menyebarluaskan kepada generasi muda lainnya.
yang harus diangkat potensinya sebagai tanaman asli Indonesia yang mudah ditanam
dalam berbagai situasi kondisi dan lestari dengan sendirinya.
Pasukan Pisang dengan dana program BW KEHATI dipakai untuk membuat lima
(5) buah film pendek yang menggambarkan tentang bagaimana bisa melakukan
pelestarian pohon pisang secara lestari. Bulan Oktober 2021, Pasukan Pisang telah
menjalankan proses pembuatan tiga (3) film yaitu :
1. Pengenalan ragam pisang
2. Tutorial pembuatan kompos
3. Tutorial pembuat Pestisida alami
Termasuk dokumentasi berupa foto adalah sebagai berikut :
Pembuatan video Eduecowisata Keberagaman Pisang Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *