Atoko gunung / Owlet-Nightjar

Artikel
Atoko gunung / Owlet-Nightjar
Satwa
1353
2 Juli 2015
Penulis
Bagus Satrio
173
posting

Burung nokturnal yang menghuni hutan pegunungan pada rentang ketinggian 1000-2900 m (sampai 3700 m di Huon). Biasanya terlihat beristirahat dalam lubang pohon. Pada malam hari mencari makan berupa serangga di kanopi bawah hutan dan di hutan pegunungan pasca ditebang. Bersarang di dalam lubang pohon, biasanya jumlah telur hanya satu butir tiap periode berbiak.

Berukuran kecil (19 cm). Berkerah pucat dengan punggung dan sayap berbercak banyak. Bulu bervariasi: abu-abu, coklat tua, atau merah-karat. Tubuh bagian atas: punggung dan sayap berpalang halus atau berbercak, sering dengan bintik-bintik putih. Kerah jelas atau terputus. Tubuh bagian bawah: sisi tenggorokan memiliki bercak atau palang halus. Tenggorokan, dada, dan perut bertotol putih dan hitam tidak merata, dengan beberapa warna bungalan.

Photo by : Carmelo López Mountain

Source : Burung Indonesia . BirdLife

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *