Edukasi Konservasi Pelestarian Monyet Endemik Sulawesi

Edukasi Konservasi Pelestarian Monyet Endemik Sulawesi
68
4 Desember 2021
Sulawesi Tengah

Kegiatan edukasi pelestarian monyet endemik Sulawesi merupakan salah satu upaya konservasi monyet endemik Sulawesi yang ditempuh oleh komunitas Macaca Rangers. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan biologis monyet-monyet endemik Sulawesi dan ancamannya. Sasaran edukasi konservasi  yaitu masyarakat pengguna jalan Trans Sulawesi yang melewati ruas jalan Kebun Kopi, dan masyarakat yang berada di sekitar home range dari monyet endemik Sulawesi ini.

 

Kegiatan edukasi terhadap masyarakat pengguna jalan Trans Sulawesi dilakukan melalui kegiatan patroli secara langsung di sepanjang ruas jalan Kebun Kopi, tempat dimana monyet biasanya terlihat. Macaca Rangers menghimbau untuk tidak memberikan makan kepada monyet-monyet tersebut kepada para pengguna jalan yang sengaja berhenti untuk melihat dan memberi makan monyet. Mereka juga membagikan flyers yang berisi informasi tentang monyet-monyet endemik Sulawesi dan ancamannya. Kegiatan patroli ini dilaksanakan minimal dua kali dalam sebulan.

 

Patroli dan Sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak memberikan makan kepada monyet yang berada di kawasan Trans Sulawesi yang melewati Kebun Kopi

 

 

Kegiatan sosialisasi juga dilakukan kepada anak-anak di SDN 11 Tanantovea yang berada di sekitar home range, dan menjadikan sekolah mereka sebagai sekolah binaan dengan membentuk Sekolah Macaca. Tujuannya yaitu menumbuhkan jiwa konservasi kepada anak-anak  terhadap satwa liar yang ada disekitarnya. Sosialisasi ini sangat penting mengingat mereka akan tumbuh dan hidup berdampingan dengan monyet-monyet endemik Sulawesi yang ada di Kebun Kopi. Selain membagikan poster, sosialisasi juga dilakukan melalui kegiatan mendongeng, bekerja sama dengan Komunitas Kampung Mendongeng Indonesia. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan setiap satu bulan sekali.

 

Edukasi dan sosialisasi kepada anak-anak di SDN 11 Tanantovea yang berada di sekitar home range monyet endemik Sulawesi dan menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah binaan

 

Kegiatan sosialisasi juga dilakukan di acara Car Free Day, di Lapangan Vatulemo (halaman Kantor Walikota Palu). Para rangers menjelaskan secara langsung kepada masyarakat yang datang ke booth tentang monyet endemik Sulawesi dan ancamannya. Kegiatan sosialisasi dilakukan bekerja sama dengan Akademi Lestari, Komunitas Campaign.com dan Lingkar Temu Kabupaten Lestari untuk mengajak masyarakat terutama anak muda Sulawesi Tengah untuk mengikuti aksi #AyoSelamatkanMacaca dengan mengikuti beberapa Challenges melalui aplikasi campaign.com. Sejauh ini terdapat 410 peserta dan 984 aksi yang sudah dilakukan. Setiap satu peserta aksi #AyoSelamatkanMacaca turut berdonasi senilai Rp. 20.000 untuk upaya pelestarian monyet endemik Sulawesi melalui kegiatan-kegiatan penelitian dan edukasi konservasi yang di lakukan oleh Macaca Rangers.

 

Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang monyet endemik Sulawesi dan ancamannya pada saat Car Free Day di Lapangan Vatulemo (halaman Kantor Walikota Palu)

 

Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, Macaca Rangers  juga melakukan kampanye di media sosial melalui kegiatan live instagram Macaca Talk dengan akun @macacarangers. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang relevan dan mumpuni dibidangnya. Kegiatan Macaca Talk seri ke-1 pada 16 Juni 2021 menghadirkan dokter hewan sebagai pembicara untuk mengupas tuntas larangan memberi makan monyet dari prespektif kesehatan satwa. Macaca Rangers juga sempat menjadi narasumber di kegiatan talkshow yang diadakan oleh Serikat Pewarta Progresif Parigi dengan topik terkait upaya pelestarian monyet endemik Sulawesi dan ancamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *