Artikel
Aktivitas, Kelautan, Tata Kelola Sampah

Mahasiswa IPB Gelar Lokakarya Lentera Samudera di Kronjo

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan (HIMITEKA) Institut Pertanian Bogor (IPB) University menyelenggarakan Lokakarya 1 di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Lokakarya ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai pihak, mulai dari Ormawa, Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) IPB University, masyarakat Desa Kronjo, para nelayan, perangkat dan pemerintah desa, Pemerintah Kecamatan Kronjo, guru SMPN 1 Kronjo, guru SMAN 9 Kabupaten Tangerang, hingga perwakilan Kepolisian Sektor Kronjo.

Agni, salah satu anggota Tim PPK Ormawa HIMITEKA, menjelaskan bahwa Lokakarya 1 diselenggarakan pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 09.00 WIB di Aula Kantor Desa Kronjo.

Kegiatan Lokakarya 1 ini tidak hanya menjadi sarana sosialisasi, tetapi juga menjadi titik awal dalam membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, serta membuka ruang diskusi dan sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjalankan rangkaian program pengabdian masyarakat yang menyasar berbagai isu strategis di wilayah pesisir, seperti penerapan teknologi, pelestarian dan konservasi lingkungan, penguatan pendidikan, peningkatan perekonomian, serta pembentukan kelembagaan yang berkelanjutan demi mewujudkan Desa Kronjo sebagai desa maritim yang unggul.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan Program PPK Ormawa HIMITEKA 2026 oleh tim pelaksana kepada seluruh peserta lokakarya. Pada sesi ini, tim menjelaskan latar belakang program, tujuan pelaksanaan, tahapan kegiatan, inovasi dan capaian program, serta konsep empat pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Kronjo. Penyampaian materi berlangsung secara komunikatif sehingga peserta dapat memahami arah pelaksanaan program sekaligus memperoleh gambaran mengenai peran masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan yang telah direncanakan.

Ketua Tim PPK Ormawa HIMITEKA 2026, Muhammad Azmi, menyampaikan bahwa program yang akan dilaksanakan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga pelaksanaannya memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh pihak. Ia mengatakan, “Program ini kami rancang sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, masukan dari Bapak dan Ibu sangat kami butuhkan agar pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan kondisi di Desa Kronjo.”

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) sebagai forum diskusi antara tim pelaksana, pemerintah desa, dan masyarakat. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, permasalahan, serta usulan yang berkaitan dengan kondisi sosial, pendidikan, lingkungan, maupun sektor perikanan di Desa Kronjo.

Salah satu isu yang menjadi perhatian masyarakat adalah sektor perikanan tangkap. Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim PPK Ormawa HIMITEKA 2026, Muhammad Azmi, menyampaikan bahwa tim akan mengupayakan audiensi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang terkait perizinan kapal serta menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah sebagai bentuk tindak lanjut atas hasil diskusi.

Selain permasalahan perikanan, peserta juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas nelayan melalui kepemilikan sertifikasi kompetensi. Isu pengelolaan sampah turut menjadi pembahasan mengingat masih ditemukannya sampah yang terbawa saat aktivitas melaut maupun ketika nelayan kembali ke daratan. Masyarakat menilai bahwa tantangan utama tidak hanya terletak pada pengumpulan sampah, tetapi juga pada pengolahan dan pengelolaannya agar memiliki nilai guna. Menanggapi hal tersebut, Tim PPK Ormawa HIMITEKA mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pelestarian lingkungan dengan meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir sehingga Desa Kronjo dapat menjadi lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun pengunjung.

Dalam sesi diskusi juga disampaikan pertanyaan mengenai konsep Sekolah Samudera yang akan menjadi salah satu program utama PPK Ormawa HIMITEKA 2026. Tim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pendidikan nonformal yang dirancang untuk melengkapi pembelajaran di sekolah. Jadwal pelaksanaannya akan disesuaikan dengan waktu belajar peserta didik, sedangkan sebagian kegiatan akan dilaksanakan di Balai Desa Kronjo, SMPN 1 Kronjo, dan SMAN 9 Kabupaten Tangerang agar mudah diakses oleh masyarakat.

Andi Maulana Yusuf, Guru Bimbingan dan Konseling SMAN 9 Kabupaten Tangerang, menyampaikan apresiasinya. Ia mengatakan, “Pihak sekolah tentu sangat mendukung setiap program yang berkaitan dengan pendidikan. Melihat masih rendahnya minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kami berharap program ini dapat mendorong mereka agar lebih termotivasi dan bersungguh-sungguh dalam merencanakan masa depannya. Dari pihak sekolah, kami akan berupaya menyesuaikan pelaksanaan program dengan kegiatan belajar mengajar serta memfasilitasi kebutuhan kelas agar program dapat berjalan dengan baik.”

Selain itu, Akhmad Kholid, Sekretaris Desa Kronjo, turut memberikan sejumlah masukan strategis terhadap rencana pelaksanaan program. Beliau mengungkapkan, “Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa yang turut berkontribusi dalam pengembangan desa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat dan dapat terus berlanjut serta berkembang pada masa yang akan datang.”

Seluruh masukan yang disampaikan selama forum diskusi menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan Program PPK Ormawa HIMITEKA 2026. Aspirasi masyarakat mengenai sektor perikanan, pengelolaan lingkungan, pendidikan nonformal, pengembangan teknologi, serta pengolahan hasil perikanan akan menjadi pertimbangan dalam menentukan arah strategi pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kronjo.

Lokakarya pra-pelaksanaan ini menunjukkan antusiasme peserta yang aktif menyampaikan gagasan serta berdiskusi. Hal tersebut mencerminkan adanya komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan Program PPK Ormawa HIMITEKA 2026. Melalui kolaborasi yang telah terbangun, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara efektif dan partisipatif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi desa serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kronjo.