#herpetofauna

Gecko gecko | Tokek rumah

Gecko gecko (tokek rumah) memiliki tubuh sedang hingga besar (panjang total dapat mencapai ±35 cm) dengan kulit kasar berbintil menonjol, kepala lebar dan pipih, mata besar tanpa kelopak dengan pupil vertikal, serta jari-jari melebar dan dilengkapi lamela perekat untuk memanjat di permukaan vertikal. Warna tubuhnya umumnya abu-abu kebiruan atau kehijauan dengan bintik merah-oranye mencolok di Gecko gecko | Tokek rumah

Phrynoidis asper | Kodok Hutan

Phrynoidis asper (katak buduk raksasa atau katak batu) memiliki tubuh besar dan kekar dengan kulit kasar penuh tonjolan kutil besar, kepala lebar, moncong tumpul, serta kelenjar parotoid besar di belakang mata yang mengeluarkan racun sebagai pertahanan diri; warna tubuhnya bervariasi dari cokelat tua hingga abu-abu kehitaman dengan perut lebih terang. Katak ini umumnya ditemukan di Phrynoidis asper | Kodok Hutan

Polypedates leucomystax | Katak pohon

Polypedates leucomystax adalah katak pohon dengan ukuran kecil–sedang dengan tubuh agak ramping, moncong runcing, kulit dorsal halus berwarna cokelat/abu-abu/kuning kemerahan dengan variasi pola (bintik, garis longitudinal atau polos), jari-jari berselaput sebagian dan disertai bantalan penempel untuk memanjat.

Pytas korros | Ular Jali

Ptyas korros (Indo-Chinese/Chinese ratsnake) adalah ular panjang dan ramping (rata-rata 120–180 cm), kepala sempit dengan mata besar, dorsum cokelat/oli-cokelat sering menunjukkan garis longitudinal halus atau sisik berujung gelap, perut berwarna kuning, dan ekor relatif panjang.

Boiga cynodon | Ular Taring Kucing

Boiga cynodon memiliki ciri tubuh ramping dan agak pipih, kepala relatif besar dengan gigi depan atas dan bawah membesar (dog-toothed), dorsum berwarna kuning kecokelatan hingga merah kecokelatan dengan belang/bintik gelap dan venter lebih terang yang bermotif; sisik dorsal halus dan deretan vertebral menonjol. Panjangnya dapat mencapai >2 meter.

Polypedates leucomystax : Katak Pohon Bergaris

Morfologi P. leucomystax Katak ini memiliki tubuh kecil dengan warna kulit kuning kecokelatan dan empat garis hitam pada bagian punggung. Tympanium tampak jelas dengan lipatan supratimpanik di bagian belakangnya. Permukaan kulit terasa menggerutu halus. Kaki depan tidak berselaput, sedangkan kaki belakang berselaput penuh. Katak ini tidak memiliki kelenjar paratoid. Panjang tubuh yang terukur adalah 40,50 mm Polypedates leucomystax : Katak Pohon Bergaris

Gonocephalus liogaster : Keindahan Iris Mata yang Menawan

Morfologi G. liogaster Jantan biasanya memiliki pola yang jelas berwarna coklat dan hijau di sisi atas dan di sepanjang punggung, sementara betina cenderung berwarna abu-abu gelap dan kehijauan. Jantan dapat dengan mudah diidentifikasi dengan memeriksa iris mata yang berwarna biru cerah dengan cincin mata oranye terang sedangkan betina memiliki iris coklat dengan cincin mata kekuningan kurang Gonocephalus liogaster : Keindahan Iris Mata yang Menawan

Eutropis multifasciata : Kadal Kebun yang Gesit!

Morfologi E. multifasciata Memiliki tubuh yang berwarna coklat dan bintik-bintik putih, memiliki sisik yang kasar pada bagian punggung serta memiliki warna merah kekuningan pada sisi tubuh. E. multifasciata memiliki sisik dorsal dengan 3-4 kells, berwarna coklat perunggu, bagian sisi tubuh terdapat berkas berwarna merah kekuningan. Klasifikasi E. multifasciata Kerajaan: Animalia Filum: Chordata Kelas: Reptilia Ordo: Squamata Subordo: Eutropis multifasciata : Kadal Kebun yang Gesit!

Chalcorana parvaccola : Si Imut Penghuni Kolam

Morfologi Berukuran sedang dan ramping dengan tekstur kulit halus tanpa bintil atau tonjolan, katak ini berwarna hijau muda. Katak ini memiliki moncong yang runcing, pada bagian bibir atas berwarna putih, timpanum terlihat jelas, terdapat tonjolan putih di bagian belakang bibir,pada bagian tangan berwarna coklat muda hingga coklat tua, jari tangan lebar dan memiliki ujung yang Chalcorana parvaccola : Si Imut Penghuni Kolam

Duttaphrynus melanostictus : Kodok Sekitaran Rumah

D. melanostictus merupakan kodok paling umumditemukan diberbagai tempat termasuk perkampungan dan kota, lahan olahan, tempat terbuka, kebun, parit dipinggiran jalan serta biasa berada di tanah kering, diatas rumput dan diatas serasah. Morfologi Memiliki warna kulit abu-abu gelap sampai abu-abu agak kekuningan dengan bintil-bintil hitam, permukaan kulit kasar dan berbintil, tympanium terlihat jelas, selaput pada jari Duttaphrynus melanostictus : Kodok Sekitaran Rumah