AVES

Perkutut Jawa (Geopelia striata (Linnaeus, 1766))

Bulu berwarna abu-abu dengan garis-garis melintang hitam dan putih pada seluruh tubuh, memberikan penampilan yang bergaris-garis. Bulu di leher dan dada bagian atas berwarna abu-abu dengan pola garis-garis yang lebih halus. Sayap memiliki warna yang serupa dengan tubuh, dengan pola garis yang lebih jelas.

Tekukur Biasa (Spilopelia chinensis (Scopoli, 1786))

Warna bulu dominan cokelat keabu-abuan dengan pola garis-garis hitam pada sayap dan punggung. Bagian bawah tubuh lebih terang, biasanya keputihan atau abu-abu pucat. Di lehernya terdapat pola bintik-bintik hitam dan putih di sekitar leher yang tampak seperti kalung.

Bangau Tongtong (Leptoptilos javanicus (Horsfield, 1821))

Memiliki sayap, dengan bulu putih di bagian bawah tubuh. Kepala dan leher sering kali tidak berbulu, berwarna merah muda atau merah. Paruhnya Panjang dan besar, berwarna kuning atau kuning keabu-abuan. Memiliki kaki yang panjang dan berwarna abu-abu atau hitam. Lehernya Panjang dan ramping, sering tampak seperti memiliki tonjolan karena bagian bawah lehernya yang menggembung.

Betet Biasa (Psittacula alexandri (Linnaeus, 1758))

Kepala umumnya berwarna abu-abu kebiruan dengan garis hitam yang membentang dari bagian atas paruh hingga ke mata, dada berwarna merah muda. Warna tubuhnya sebagian besar berwarna hijau. Sayap berwarna hijau dengan bagian bawah berwarna biru dan kuning, serta ekor yang panjang dan meruncing dengan warna kebiruan di ujungnya.

Burung-gereja Erasia (Passer montanus (Linnaeus, 1758)

Kepalanya berwarna coklat dengan pola hitam di pipi dan matanya. Tengkuknya, atau bagian belakang leher, juga berwarna coklat kemerahan. Bagian atas tubuh berwarna coklat dengan garis-garis hitam, sedangkan bagian bawah tubuh berwarna putih keabu-abuan atau abu-abu pucat. Anda dapat melihat garis-garis putih di sayap.