Satwa

Perjuangan “Bu.Arachnida” di lantai hutan TNGHS

Laba-laba atau arachnida dianggap sebagai mahluk yang menjijikan dan tidak memiliki tingkat kecerdasan atau kerumitan hidup secara umum. Walaupun demikian, laba-laba seperti wolf spider dalam foto memperlihatkan sifat sebaliknya dengan membawa kantung telur penuh dengan anak-anaknya, mencoba bertahan hidup dan mempertahakan keberlangsungan generasi berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa dunia kecil di lantai hutan juga menyimpan

Spodoptera

Spodoptera merupakan larva yang termasuk dalam suku Noctuidae. Larva tersebut dikenal merusak pada tanaman, dapat dilihat pada foto tersebut. Ulat tersebut berbulu dan berwarna kecoklatan, berbeda dengan ular daun seperti kebnayakan yang ditemukan. Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Arthropoda Kelas: Insecta Ordo: Lepidoptera Famili: Noctuidae Genus: Spodoptera Guenée, 1852   Daftar pustaka : Spodoptera Guenée

Eksplorasi Trip Dayeuh Luhur Sumedang: Potensi Primata Lokal yang perlu Dilestarikan

Setiap tanggal 30 Januari diperingati sebagai Hari Primata Indonesia. Pada peringatan Hari Primata tahun 2023, tema yang diambil adalah “Setiap Primata Itu Berarti”. Oleh karena itu,  perlu meningkatkan kesadaran pada masyarakat bahwa  semua jenis primata, baik yang dilindungi atau tidak dilindungi mempunyai arti penting dalam ekosistem sehingga perlu dijaga keberadaanya agar fungsi ekosistem suatu lingkungan

Menelusuri Akar Krisis: Sebuah Refleksi Memperingati Hari Primata Indonesia

Tidak berlebihan jika peringatan Hari Primata Indonesia (HPI) tahun 2023 ini mengangkat tema “Setiap Primata itu Berarti”, sebuah kalimat pendek tetapi sarat makna. Ini barangkali ingin kembali mengingatkan bahwa selama ini mungkin saja kita lupa jika kita, manusia, dalam konteks taksonomi biologi merupakan salah satu bagian dari Ordo Primata. Ya. Pada dasarnya kita secara taksonomi

Kupu-kupu Danaus affinis

Kupu-kupu Danaus affinis dikenal dengan nama indonesia “macan rawa” memiliki ciri berupa corak seperti harimau putih. Terdapat bercak pada sayap belakang berwarna putih dan spot oranye-coklat pada bagian bawah sayap belakang. Kupu-kupu ini dapat dijumpai pada habitat hutan mangrove yang terbuka.

Tokek terbang

Tokek terbang dengan nama ilmiah Gekko kuhli termasuk ke dalam famili Gekkonidae. Hewan ini memiliki ciri berwarna coklat lurik dengan kaki yang berselaput. Tokek terbang dapat ditemukan di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan Myanmar.

Gynacantha musa dari Jawa Tengah

Foto ini merupakan capung Gynacantha musa dari salah satu curug di Perbukitan Menoreh. Jenis capung ini masuk dalam daftar merah IUCN dengan kategori Near Threatened/  Hampir Terancam. Populasi capung ini terancam oleh hilangnya habitat akibat deforestasi dan degradasi hutan.

Libellago semiopaca dari Kalimantan Timur

Foto ini merupakan capung jantan jenis Libellago semiopaca dari familia Chlorocyphidae yang saya temukan di salah satu hulu anak sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Jantan jenis ini umumnya bersifat agresif dan teritorial terhadap jantan lain terutama pada saat kawin. Capung ini sering ditemukan hinggap di batu-batuan atau kayu di pinggir sungai dangkal berarus deras dan jernih.