Satwa

Mengenal Bekantan

Bekantan (Nasalis larvatus Wurmb) adalah primata termasuk ke dalam famili Cercopithecida, merupakan salah satu satwa endemik Kalimantan. Status perlindungan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999. Bekantan merupakan satwa arboreal atau satwa yang hidup di pohon pergerakan dari dahan ke dahan bisa dilakukan Bekantan dengan cara melompat atau bergelantungan, untuk habitatnya terbatas pada hutan

Biawak air (Varanus salvator)

Biawak air (Varanus salvator) adalah jenis biawak yang tersebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Biawak ini merupakan jenis biawak yang paling sering dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia dan sering dekat dengan pemukiman manusia. Biawak air, sesuai dengan namanya, tinggal tidak jauh dari sumber air atau perairan. Habitat kesukaannya adalah pinggiran sungai atau

Bunglon surai (Bronchocela jubata)

Bunglon surai (Bronchocela jubata) adalah spesies kadal pohon dari suku Agamidae yang tersebar luas di kepulauan Nusantara. Kadal ini satu golongan dengan cecak terbang (Draco spp). Bunglon surai mampu mengubah-ubah warna kulitnya, meskipun tidak mencolok seperti perubahan warna pada jenis-jenis dari suku Chamaeleonidae (Kameleon). Bunglon surai biasanya ditemukan di semak-semak dan pepohonan di pinggiran hutan,

Kadal kebun (Eutropis multifasciata)

Kadal kebun (Eutropis multifasciata)   Kadal ini berukuran agak kecil, spesimen yang sering ditemui sehari-hari berukuran sebesar jempol kaki dengan panjang antara 18 hingga 22 cm dengan sekitar 60% dari panjangnya adalah panjang ekor. Kadal ini biasanya ditemukan di pinggiran hutan, kebun, ladang/tegalan, persawahan, serta di pemukiman penduduk. Kadal kebun menghabiskan sebagian besar waktunya di

Bunglon taman (Calotes versicolor)

Bunglon taman (Calotes versicolor) adalah reptil yang bukan spesies asli Indonesia atau spesies invasif, diperkirakan berasal dari dataran Asia, penyebaran asalnya hanya sampai Thailand. Jenis bunglon jenis pendatang ini terlepas ke alam liar Indonesia khususnya pulau Jawa. Diduga jenis ini awalnya adalah binatang peliharaan yang terlepas atau dilepaskan ke alam. Spesies ini lebih besar dari

Ular tambang / tali picis

Ular tambang / tali picis Ular tambang termasuk jenis ular tali yang paling sering dijumpai. Aktif pada siang hari dan biasanya berkeliaran di pepohonan, tanaman, atau semak-semak. Ular ini terkadang juga berkelana di tanah atau rerumputan. Apabila merasa terancam, ular ini akan memipihkan lehernya, sehingga di kedua sisi lehernya akan terlihat tepian-tepian sisik yang berwarna

Ular Koros

Ular jali / koros Ular yang memiliki ukuran tubuh sedang dengan mangsa utamanya adalah hewan pengerat, terutama tikus, kadal dan kodok. Ular aktif di pagi hingga sore hari, berkeliaran mencari mangsa di atas tanah. Ia juga pandai memanjat pohon dan semak, walaupun jarang memanjat hingga tinggi. Karena berbisa lemah, ular ini sering ditemui di sawah,

Kongkang gading

Kongkang gading merupakan hewan dari Kelas: Amphibia Ordo: Anura Famili: Ranidae Genus: Rana Linnaeus, 1758 Spesies: R. erythraea Nama binomial: Rana erythraea (Schlegel, 1837). adalah kodok yang biasa ditemukan di kolam-kolam terbuka, tepi telaga, atau sawah. Kodok jenis ini lebih sering berada di air, pada siang hari akan bersembunyi di antara vegetasi yang tumbuh di

Kodok Blentung

Kodok Blentung merupakan hewan dari Kelas: Amphibia Ordo: Anura Famili: Microhylidae Genus: Kaloula Spesies: K. baleata Nama binomial: Kaloula baleata (Müller in Oort and Müller, 1833 Belentung atau belentuk adalah nama sejenis kodok kecil yang bersuara nyaring. Karena bunyi dengkungnya itu, banyak orang yang menyangka hewan ini bertubuh besar. Pada hari-hari hujan, kodok belentung ramai

Udang Api

Udang api dengan nama ilmiah Ceyx erithaca rufidosa  merupakan jenis burung dari keluarga Alcedinidae (raja-udang & cekakak) yang tersebar di Asia Tenggara hingga India. Indonesia: Udang Api Inggris: Oriental Dwarf-kingfisher Ilmiah: Ceyx erithaca rufidosa Lokasi: Kulon Progo, Yogyakarta