Ekowisata

Waktunya Migrasi Burung

Pada akhir tahun, ribuan burung alap alap china, elang alap nippon, dan sikep madu asia bermigrasi dan melewati kawasan Gunung Sanggabuana, di Jawa Barat. Waktunya mengamati migrasi burung.

Pegunungan Sanggabuana

Jajaran pegunungan Sanggabuana di Jawa Barat dengan salahsatu ikonnya, Tebing Rungking. Pegunungan Sanggabuana mempunyai titik tertinggi 1.300 m dpl

Srigunting kelabu | Ashy Drongo | Dicrurus leucophaeus

Deskripsi Kunci 29 cm. Abu-abu, ekor panjang menggarpu dalam. Deskripsi Lengkap Ukuran: Sedang (29 cm). Persebaran: Afganistan sampai Cina, Asia Tenggara, Palawan, Sunda Besar. 14(7). Di Sumatra bagian utara dari Aceh sampai dataran tinggi Batak (batakensis); Sumatra bagian tengah dan Selatan (phaedrus); Siberut (siberu); P. Sipora dan Pagai (periophthalmicus); Simeulue (celaenus), Kalimantan (stigmatops); Jawa dan

Ciung-batu siul | Blue Whistling-thrush | Myophonus caeruleus

Deskripsi Kunci 29-35 cm. Paruh kuning, kepala hingga dada bertotol metalik. Deskripsi Lengkap Ukuran: Besar (29-35 cm). Persebaran: Sebagian besar Asia. 6(2). Semenanjung Malaya (dichrorhynchus) dan Jawa (flavirostris). Tidak umum di hutan dataran rendah dan perbukitan 350-1.300 m, terkadang lebih rendah, sering di sekitar aliran air. Ciri: Jantan: hitam kebiruan kusam dengan bintik- bintik biru-keunguan

Perjuangan “Bu.Arachnida” di lantai hutan TNGHS

Laba-laba atau arachnida dianggap sebagai mahluk yang menjijikan dan tidak memiliki tingkat kecerdasan atau kerumitan hidup secara umum. Walaupun demikian, laba-laba seperti wolf spider dalam foto memperlihatkan sifat sebaliknya dengan membawa kantung telur penuh dengan anak-anaknya, mencoba bertahan hidup dan mempertahakan keberlangsungan generasi berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa dunia kecil di lantai hutan juga menyimpan

Eksplorasi Trip Dayeuh Luhur Sumedang: Potensi Primata Lokal yang perlu Dilestarikan

Setiap tanggal 30 Januari diperingati sebagai Hari Primata Indonesia. Pada peringatan Hari Primata tahun 2023, tema yang diambil adalah “Setiap Primata Itu Berarti”. Oleh karena itu,  perlu meningkatkan kesadaran pada masyarakat bahwa  semua jenis primata, baik yang dilindungi atau tidak dilindungi mempunyai arti penting dalam ekosistem sehingga perlu dijaga keberadaanya agar fungsi ekosistem suatu lingkungan