Aktivitas

Perjuangan “Bu.Arachnida” di lantai hutan TNGHS

Laba-laba atau arachnida dianggap sebagai mahluk yang menjijikan dan tidak memiliki tingkat kecerdasan atau kerumitan hidup secara umum. Walaupun demikian, laba-laba seperti wolf spider dalam foto memperlihatkan sifat sebaliknya dengan membawa kantung telur penuh dengan anak-anaknya, mencoba bertahan hidup dan mempertahakan keberlangsungan generasi berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa dunia kecil di lantai hutan juga menyimpan

Mengoptimalkan Manfaat Jasa Lingkungan Melalui Integrasi Konservasi Biodiversitas dan Geodiversitas

Pengelolaan kawasan berbasis konservasi sumber daya hayati (biodivesitas) telah memiliki sejarah panjang. Di Indonesia, perlindungan keanekaragaman hayati diatur melalui UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya. Konservasi sumber daya hayati di Indonesia dilakasanakan melalui penetapan kawasan suaka alam (cagar alam, suaka margasatwa) dan pelestarian alam (taman nasional, taman hutan raya,

Eksplorasi Trip Dayeuh Luhur Sumedang: Potensi Primata Lokal yang perlu Dilestarikan

Setiap tanggal 30 Januari diperingati sebagai Hari Primata Indonesia. Pada peringatan Hari Primata tahun 2023, tema yang diambil adalah “Setiap Primata Itu Berarti”. Oleh karena itu,  perlu meningkatkan kesadaran pada masyarakat bahwa  semua jenis primata, baik yang dilindungi atau tidak dilindungi mempunyai arti penting dalam ekosistem sehingga perlu dijaga keberadaanya agar fungsi ekosistem suatu lingkungan

Menelusuri Akar Krisis: Sebuah Refleksi Memperingati Hari Primata Indonesia

Tidak berlebihan jika peringatan Hari Primata Indonesia (HPI) tahun 2023 ini mengangkat tema “Setiap Primata itu Berarti”, sebuah kalimat pendek tetapi sarat makna. Ini barangkali ingin kembali mengingatkan bahwa selama ini mungkin saja kita lupa jika kita, manusia, dalam konteks taksonomi biologi merupakan salah satu bagian dari Ordo Primata. Ya. Pada dasarnya kita secara taksonomi

Begitu Banyak Jurus dan Peluang Sains Warga

Apakah sains warga itu Sains warga istilah yang mungkin belum terlalu dikenal, namun mungkin tanpa disadari kita telah bersinggungan dengannya.  Bahkan beberapa anggota Biodiversity Warrior KEHATI telah melakukannya. Istilah “sains warga” diajukan oleh Alan Irwin, seorang ahli sosiologi, berdasarkan bukunya yang diterbitan tahun 1995 : Citizen Science – A Study of People, Expertise and Sustainable