Burung Migran yang Menginsipirasi | Raja-udang Erasia | Kawasemi | Alcedo atthis

Animal
Burung Migran yang Menginsipirasi | Raja-udang Erasia | Kawasemi | Alcedo atthis
12 October 2020
1022
   
Merupakan kelompok burung berwarna terang. Kaki & ekor pendek, kepala besar, paruh panjang kuat.
Burung Raja-Udang Erasia ini memiliki ukuran kecil (15 cm). Berwarna biru menyala dan merah bata. Bersuara bernada tinggi “piip-piip” pada saat terbang & suara klik lembut ketika bertengger.
Burung Raja-Udang ini memiliki pola sebaran global di Erasia, Asia Tenggara, Indonesia dan Papua. Untuk sebaran lokal burung ini merupakan pengunjung umum di Sumatera, sedangkan di Kalimantan, Jawa, Bali tedapat hanya sebagai pengunjung musim dingin yang jarang. Burung Raja Udang Erasia sering mengunjungi habitat air tawar & hutan mangrove.
Burung Raja-Udang Erasia biasa bertengger pada batu atau cabang yang menggantung, menyambar ke air untuk menangkap ikan atau averterbrata kecil lainnya hanya dengan paruhnya yang panjang & lancip.
Bentuk paruh panjang & lancip ini menjadi inspirasi “Nakatsu” designer kereta Shinkansen dalam mendesign bentuk kereta shinkansen agar bisa memaksimalkan kecepatannya.
Copyright
Fauca Ramadhan
Name
Latin Name
Distribution location
Conservation status
Benefit
Photographer
Fauca Ramadhan
Ilmu Kelautan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2020-10-12
Difference:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *