Restorasi Gambut Produktif dan Berkelanjutan

Restorasi Gambut Produktif dan Berkelanjutan
22 March 2017
1216
0

Kebakaran masif yang terjadi sepanjang 2015 merenggut 2,6 juta ha lahan gambut. Tidak mau hal yang sama terjadi kembali, Presiden Joko Widodo membentuk Badan Restorasi Gambut (BRG) di awal tahun 2016. Badan ini bertugas mengkoordinasi dan memfasilitasi restorasi gambut di Sumatera, Kalimantan dan Papua.

Kerja sama dan edukasi dengan warga lokal menjadi salah satu agenda utama untuk pengelolaan hutan gambut berkelanjutan. Masyarakat diberikan pengarahan terhadap jenis-jenis tanaman produktif yang sesuai dengan kondisi basah lahan gambut. Jenis-jenis tanaman ini antara lain sagu, kopi liberika, nanas, kakao, dan jelutung.

Sagu dan kopi liberika menjadi tanaman utama yang diusung untuk restorasi. Pohon sagu bisa beregenerasi secara alami sehingga penting untuk kelangsungan ekosistem. Dalam jangka panjang biomassa yang terbentuk juga dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. Sementara itu kopi liberika memiliki harga yang stabil dan pasar yang luas, sehingga bernilai tinggi dari segi ekonomi. Kedua tanaman ini perawatannya sederhana dan biaya pengelolaan rendah. Sangat cocok sebagai tanaman restorasi yang produktif dan berkelanjutan.

Sumber : http://www.mongabay.co.id/2016/09/28/ternyata-ada-tanaman-kopi-juga-di-lahan-gambut/ http://industri.bisnis.com/read/20161202/99/608480/brg-berencana-tanam-sagu-untuk-restorasi-lahan-gambut http://lipi.go.id/siaranpress/ekosistem-sagu-bantu-restorasi-lahan-gambut/15977 http://kbr.id/berita/11-2016/jambore_gambut__masyarakat_didorong_tanam_kopi_liberika/86537.html

Tentang Penulis
BW Admin
Binus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel
Terkait
Tidak ada artikel yang ditemukan
2020-08-20
Difference:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *