Kreativitas Siswa dan Guru di Peringatan Hari Hutan Internasional

Kreativitas Siswa dan Guru di Peringatan Hari Hutan Internasional
15 April 2016
2012
0

Sekolah merupakan suatu wadah bagi siswa untuk melakukan proses belajar mengajar serta mengembangkan daya berpikir ilmiah, sehingga seorang siswa memiliki kemampuan yang inovatif dan kreatif. Selain itu sekolah juga memiliki peran penting bagi siswanya untuk peduli pada lingkungan alam sekitar.

Dalam rangka menyambut Hari Hutan Internasional yang diperingati setiap tanggal 21 Maret, Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dengan gerakan Biodiversity Warriors bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Korea Indonesia Forest Center mengadakan program Biodiversity Warriors Go to School (BWGTS). 

Program BWGTS ini melibatkan beberapa sekolah dasar antara lain Sekolah Citra Alam, Sekolah Dasar Katolik Ricci II Bintaro, Sekolah Alam Indonesia Meruyung, Sekolah Alam Indonesia Cipedak dan Sekolah Semut The Natural School. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswa sekolah dasar untuk lebih mengenal bagaimana keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar sekolahnya sehingga pada akhirnya dapat terwujud peta hijau lingkungan sekolah masing-masing.

Pada hari kamis tepatnya tanggal 31 Maret 2016, telah terlaksana puncak acara dari kegiatan BWGTS. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari KLHK dan Kebun Raya Bogor, lalu tentunya para siswa-siswa dari 5 sekolah yang terlibat sejumlah 80 orang. Pada acara ini setiap siswa menampilkan peta hijau keanekaragaman hayati yang telah mereka buat di sekolahnya masing-masing.

Seusai acara, guru dari sekolah dasar Semut The Natural School sengaja mengumpulkan kardus-kardus bekas yang sudah tidak terpakai. Kardus-kardus ini kemudian di sulap oleh tangan mungil siswa-siswa Semut The Natural School menjadi pajangan dengan berbagai bentuk binatang.

Bunda Ira salah seorang guru dari Semut-semut The Natural School menuturkaan “Seusai acara kemarin saya sengaja mengambil kardus-kardus bekas daripada dibuang lebih baik saya buat kreasi yang bisa dikerjakan oleh anak-anak. Nah dapat dilihat ini semua anak-anak yang membuatnya, sambil menunjukkan hasil kreasi dari murid-muridnya”. Motivasi seorang guru ditambah dengan kreativitas yang dimiliki siswa akan menghasilkan kreasi yang sangat menarik dan memiliki nilai jual. Bahkan jika dikembangkan kreasi unik ini dapat dibuat menjadi miniatur kebun binatang.

 

Text: Hilda Silvia

Tentang Penulis
BW Admin
Binus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel
Terkait
Tidak ada artikel yang ditemukan
2020-08-20
Difference:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *