Kebun Raya Bogor

Artikel
Kebun Raya Bogor
Aktivitas, Satwa
26
8 Juni 2021
Universitas Nasional
Penulis
anisrmdh30
12
posting

Siapa yang tidak kenal dengan tempat wisata di kota hujan yang satu ini, ya, Kebun Raya Bogor (KRB). Tempat tersebut merupakan tempat wisata yang mudah diakses, harga tiketnya masuknya pun cukup terjangkau. Di sana kalian dapat melihat berbagai macam pohon dari berbagai daerah, mengunjungi taman-taman yang ada, bahkan dapat melihat istana negara. Sttt… Liatnya dari jauh ya, biar gak disangka melakukan hal terlarang. Selain itu, tersedia juga fasilitas menyewa sepeda, mobil golf, atau naik bus keliling yang tentunya ada biaya tambahan tersendiri.

Ditengah pandemi ini, pengunjung disarankan membeli tiket secara online. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kontak secara langsung. Bagi yang ingin berkunjung wajib registrasi dulu, ya, diwebsitenya sebelum membeli tiketnya. Kalian dapat masuk pada tautan berikut ini https://tiketkebunraya.id/. Saat diriku dan teman-teman berkunjung sudah tidak mengharuskan berKTP Bogor maupun menunjukkan surat antigen, ya. Sebelum masuk ke Kebun Raya Bogor, kalian akan ditanya oleh petugas yang berjaga, “Apakah sudah memiliki tiket yang berbarcode?”. Kemudian dicek suhu, cuci tangan/gunakan handsanitizer, dan barulah kalian dapat masuk kedalam dengan menscan barcode tiket yang telah dibeli.

 

Jumat, 2 April 2021, saya bersama teman-teman menikmati hari libur dengan pengamatan burung. Hari ini tidak terlalu terik dan tidak juga hujan, melainkan berawan-awan manja. Kami masuk ke Kebun Raya Bogor melalui pintu utama. Selanjutnya kami memulai pengamatan secara acak, dari mencari incaran seekor burung berjenis burung Bubo. Lalu memfoto satwa apa saja yang dijumpai sepanjang perjalanan.

 

Kami berjumpa dan mendengar suara-suara burung berikut ini: wiwik, cinenen, cabai jawa, empuloh janggut, walik kembang, burung madu kelapa, kepudang kuduk hitam, kowak malam kelabu, raja udang meninting, cucak kutilang, merbah cerucuk, cekakak sungai, walet linchi, kapinis rumah, serta satu jenis burung migrasi yaitu sikatan bubik. Selain itu, kami juga berjumpa beberapa jenis kupu-kupu seperti Eurema, Appias olferna, Leptosia nina, dan juga Papilio memnon. Kemudian, ada kadal kebun, biawak, bunglon taman, dan bajing kelapa.

 

Terima kasih sudah membaca.
Sampai bertemu dicerita kegiatan lainnya!

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *