karang api

Artikel
karang api
Lain-lain
2840
29 Desember 2014
Penulis
adam sudrajat
167
posting

Millepora disebut juga karang api. Dikatakan karang api karena sengatan yang menyakitkan yang akan membuat kulit tergelupas seperti terbakar api. Millepora terdapat 50 spesies yang memiliki bentuk yang berbeda, yaitu dari koloni terdiri dari pohon seperti cabang-cabang, koloninya padat yang biasanya berbentuk kubah, atau koloni yang melekat erat dengan substrat. Millepora memiliki core yang berongga yang mengandung oksigen sehingga tingkat kerapuhannya tinggi, ada juga jenis lain dari genus Millepora yang kokoh melekat di substrat sehingga mampu menahan gelombang besar. karang api memiliki dua ukuran pori-pori halus di permukaan tubuhnya yaitu gastropores dandactylopores. Dactylopores memiliki bulu-bulu halus panjang yang menonjol dari kerangka. Rambut memiliki kelompok sel penyengat (nematocysts) yang menimbulkan sengatan pada kulit manusia. Rambut ini juga untuk menangkap mangsa yang kemudian ditelan oleh gastrozooids, terletak dalam gastropores.Selain dengan sengatan karang api juga mendapatkan nutrisi melalui hubungan khusus simbiosis dengan ganggang yang dikenal sebagai zooxanthellae. Zooxanthellae hidup di dalam jaringan karang, dan memberikan karang makanan yang dihasilkan melalui fotosintesis. Sebagai imbalannya, karang memberikan tempat perlindungan dan akses terhadap sinar matahari. karang api memiliki kemampuan untuk membentuk terumbu sehingga dapat menahan arus pasang surut yang kuat. Millepora sangat berlimpah di lereng bagian atas atau di laguna dan pada kedalaman 40 m. Karang tersebut berbentuk bercabang-cabang berwarna coklat hingga oranye. Kadang-kadang kita dapat melihat tentakel-tentakel keluar dari permukaan karang api. Jika terkena karang tersebut, kulit akan terasa terbakar dan melepuh.

0
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *