Kampanyekan Konservasi Melalui Fotografi


Article
Kampanyekan Konservasi Melalui Fotografi

Activity, Animal, Flora, Forestry

518

30 November 2021

Biodiversity Warriors


Author
Admin BW

28

posting


Desita Dyah Dwiwahyu Ariyadiningsih Kusumaningrum atau yang akrab dipanggil Ayu begitu menggandrungi fotografi. Hobinya ini dia jadikan media kampanye pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Mahasiswa IPB University Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata ini pernah menjabat sebagai Ketua Kelompok Minat Fotografi Konservasi pada 2020, dan berhasil menerbitkan Photography To Book hasil ekspedisi Rafflesia Himakova 2020 yang dilaksanakan di TN Gunung Halimun Salak. Ayu juga membuat Rekaman Jejak Hasil Ekspedisi yang ditampilkan di Seminar Nasional Hasil Eksepedisi Himakova 2020 (ekspedisi berfokus pada fotografi kawasan karst dan fauna gua).

 

Photobook Ekspedisi Rafflesia 2020 karya Ayu bersama Himakova IPB

 

Tak berpuas diri, Ayu terus berusaha mencari pengalaman untuk melatih kemampuan fotografinya. Bahkan di sela-sela kegiatan sehari-hari, Ayu memotret satwa seperti burung yang sekedar terbang dekat rumah, laba-laba, bahkan kadal di pekarangan rumah. Ayu pernah meraih juara satu dalam kompetisi Fotografi Shorea Himakova 2020 dengan tema Biodiversity. Pada kompetisi tersebut, Ayu mengajukan foto dari seekor Jelarang yang dia abadikan di Puncak Paralayang, Jawa Barat saat sedang melakukan pengamatan raptor.

 

Foto Jelarang yang memenangkan kompetisi fotografi Shorea 2020

 

Foto-foto yang dia jepret kemudian dipublikasikan di website Biodiversity Warriors (BW). Keaktifannya membuat Ayu mendapatkan poin tertinggi dari setiap publikasi yang dia lakukan di website BW dan berhasil mendapatkan juara I BW Reward di bulan Juni 2021.

 

Ayu juga aktif sebagai volunteer di Javan Leopard Forum/ Formata. Pada sekali kesempatan, Ayu menjadi salah satu pembicara pada Sharing Session #1 #Formata (Forum Macan Tutul Jawa) di @_macantutuljawa (akun Instagram). Di sini, Ayu berbicara tentang fotografi konservasi dan pentingnya media sosial dalam konservasi satwa liar, yang dimulai dari desain, foto, dan juga ilustrasi yang menarik. Ayu juga berbagi pengalaman serunya selama ekspedisi Rafflesia HIMAKOVA IPB di Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang berhasil mendapatkan berbagai footage dari macan tutul jawa melalui camera trap. Bersama Himakova, Ayu berkesempatan mengikuti banyak kegiatan lain yang mengasah kemampuannya di fotografi konservasi dan edukasi, seperti kegiatan mengajar bersama Kerlap homeschooling. Di kegiatan tersebut Ayu bersama teman-teman dari Himakova berbagi pengetahuan tentang keanekaragaman hayati, fotografi satwa liar, dan pengamatan di lapangan.

 

Bergabung sebagai dokumenter dengan Kelompok Pemerhati Gua dalam Ekspedisi Rafflesia 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *