Jeruju

Article
Jeruju
Flora
6134
26 June 2015
Author
Nadia Putri Rachma
127
posting

Divisi          : Spermatophyta
Subdivisi     : Angiospermae
Kelas          : Dicotyledoneae
Bangsa       : Solanales
Suku          : Acanthaceae
Marga         : Acanthus
Spesies       : Acanthus ilicifolius

Tanaman Jeruju dikenal juga dengan nama Daruju, tanaman yang berasal dari tanah Melayu dan tanah Jawa, tumbuh liar di daerah pantai, tepi sungai, serta tempat-tempat lain yang tanahnya berlumpur dan berair payau, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya; tinggi 0,5-2 meter, berumpun banyak.

Tanaman jeruju hidup di daerah lembab atau rawa-rawa. Di daerah seperti ini tanmaan jeruju dapat ditemukan berlimpah tetapi secara keseluruhan habitat tanaman ini termasuk jarang. Hal ini menyebabkan tanaman jeruju merupakan salah satu indikator dari lahan basah.

Deskripsi Morfologi

BATANG

batang bulat silindris, agak lemas, permukaan licin, berwarna kecokelatan, berduri panjang dan runcing,Berkayu,dan bercabang
Tumbuhan daruju dikategorikan sebagai semak tahunan, memiliki batang basah, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya, tinggi 0,5-2 m, dan berumpun banyak.

DAUN
Tumbuhan daruju mempunyai daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang. Helaian daun berbentuk memanjang atau lanset, pangkal dan ujung runcing, tepi bercangap menyirip dengan ujung-ujungnya berduri tempel, panjang 9-30 cm, lebar 4-12 cm.
Daun pelindung berlapis dua, bagian dalam lebih kecil, gugur sebelum bunga mekar, kelopak panjang 12,5-15 mm, berbagi empat, mahkota panjang 3-4,5 cm, bertabung putih, bibir bulat telur, ujung bertaju tiga, ungu kebiruan.

BUNGA
Daruju memiliki bunga majemuk berkumpul dalam bulir yang panjangnya 6-30 cm, keluar dari ujung batang, mahkota bunga berwarna ungu kebiruan.

BUAH dan BIJI
Buah : Buah buni berbentuk memanjang ± 3 cm coklat kehitaman, Buah duduk pada dasar bunga yang melebar ditambah sisa-sisa dari kelopak
Biji : Bentuk ginjal, dua sampai empat, hitam, jumlahnya 2-4 buah

AKAR
Tunggang, putih kekuningan.

BATANG
batang bulat silindris, agak lemas, permukaan licin, berwarna kecokelatan, berduri panjang dan runcing,Berkayu,dan bercabang
Tumbuhan daruju dikategorikan sebagai semak tahunan, memiliki batang basah, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya, tinggi 0,5-2 m, dan berumpun banyak.

DAUN
Tumbuhan daruju mempunyai daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang. Helaian daun berbentuk memanjang atau lanset, pangkal dan ujung runcing, tepi bercangap menyirip dengan ujung-ujungnya berduri tempel, panjang 9-30 cm, lebar 4-12 cm.
Daun pelindung berlapis dua, bagian dalam lebih kecil, gugur sebelum bunga mekar, kelopak panjang 12,5-15 mm, berbagi empat, mahkota panjang 3-4,5 cm, bertabung putih, bibir bulat telur, ujung bertaju tiga, ungu kebiruan.

BUNGA
Daruju memiliki bunga majemuk berkumpul dalam bulir yang panjangnya 6-30 cm, keluar dari ujung batang, mahkota bunga berwarna ungu kebiruan.

BUAH dan BIJI
Buah : Buah buni berbentuk memanjang ± 3 cm coklat kehitaman, Buah duduk pada dasar bunga yang melebar ditambah sisa-sisa dari kelopak
Biji : Bentuk ginjal, dua sampai empat, hitam, jumlahnya 2-4 buah

AKAR
Tunggang, putih kekuningan.

Kandungan Zat Kimia

Daun, akar dan biji Acanthus ilicifolius mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol, disamping itu bijinya juga mengandung alkaloid.

Manfaat dan Khasiat

  1. Daruju Untuk Mengobati Luka terkena pisau beracun
    Kunyah akar kering sampai halus, lalu bubuhkan pada luka dan balut dengan kain perban. Ganti 2-3 kali sehari.
  2. Daruju Untuk Mengobati Penyakit Bisul:
    Giling empat butir biji daruju sampai menjadi bubuk. Seduh dengan air secukupnya, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
  3. Daruju ntuk Mengobati Penyakit Cacingan:
    Giling 3-5 butirbiji daruju sampai halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin, minum sekaligus. Pengobatan ini dapat dilakukan selama 2-4 hari berturut-turut.
  4. Daun, biji dan akar Acanthus ilicifolius berkhasiat sebagai obat cacing, di samping itu daun muda berkhasiat sebagai obat sakit perut. Untuk obat cacing dipakai ±10 gram akar Acanthus ilicifolius, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sekaligus.

 

 

Sumber:

  • http://www.tanobat.com/daruju-jaruju-ciri-ciri-tanaman-serta-khasiat-dan-manfaatnya.html
  • https://www.scribd.com/doc/231414520/Condent-Isi#download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *